logo alinea.id logo alinea.id

Densus 88 tangkap terduga teroris saat hendak ke pesta pernikahan

Setelah ditangkap, rumah terduga teroris langsung digeledah Densus 88.

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Jumat, 16 Agst 2019 16:52 WIB
Densus 88 tangkap terduga teroris saat hendak ke pesta pernikahan

Tim dari Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap terduga teroris bernama Abdul Rochim. Pria berusia 31 tahun itu ditangkap saat hendak menghadiri pesta pernikahan di Sragen, Jawa Tengah.

Setelah melakukan penangkapan, Densus 88 langsung menggeledah rumah terduga teroris tersebut di Kampung Skip RT03 RW 03, Kelurahan/Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah pada Jumat (16/8). Penggeledahan dilaksanakan setelah ibadah salat Jumat atau sekitar pukul 13.30 WIB.

Petugas Linmas Keluarahan Banjarsari Solo, Agus Santoso, mengatakan petugas Densus 88 yang melakukan penggeledahan di rumah Abdul Rochim ada sekitar empat sampai lima orang. Penggeledahan juga didampingi oleh beberapa personel kepolisian dari anggota Polresta Surakarta. 

“Saya diminta ikut masuk ke rumah itu, bersama Ketua RW Darminto, dijadikan saksi saat  penggeledahan oleh polisi,” kata Agus di Solo.

Menurut dia, penggeledahan rumah Abdul Rochim berlangsung sekitar 30 sampai 50 menit. Polisi kemudian menunjukkan kepadanya barang-barang yang diduga milik Rochim. Barang-barang itu kemudian dibawa oleh polisi sebagai barang bukti.

Agus menuturkan, Tim Densus 88 selesai melakukan penggeledahan sekitar pukul 14.30 WIB. Kemudian barang bukti yang diangkut dari rumah Rochim dibungkus kertas berwarna cokelat. Barang itu kemudian dimasukkan ke dalam mobil. Personel Densus 88 pun langsung meninggalkan lokasi penggeledahan.

Polisi juga membuka garis polisi yang sebelumnya dipasang di pintu masuk rumah terduga teroris di Kampung Skip Banjarsari itu. Agus mengungkapkan siapa sosok Abdul Rochim sebenarnya.

Meski tempat tinggalnya berlainan RT dengan terduga, kata Agus, dirinya mengetahui Abdul Rochim sehari-hari kerap mengajar anak-anak mengaji di Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) di masjid kelurahan setempat. (Ant)

Sponsored