close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi mudik. Foto Antara/Fauzan
icon caption
Ilustrasi mudik. Foto Antara/Fauzan
Nasional
Kamis, 07 Maret 2024 21:36

Idulfitri 2024, 136,7 juta orang diprediksi mudik

Masyarakat pun disarankan mengikuti program mudik gratis daripada menggunakan sepeda motor.
swipe

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memperkirakan puncak arus mudik Idulfitri 1445 H pada 5-6 April dan arus balik 14-15 April 2024. Pada momentum tersebut, sebanyak 136,7 juta masyarakat diperkirakan akan pulang ke kampung halaman.

Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Raden Slamet Santoso, menambahkan, ada beberapa daerah yang akan menjadi tujuan mudik. Di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Sumatra.

"Jateng dan DIY itu selain jalur lintasan, jadi jalur tujuan orang mudik itu paling besar persentasenya," ucapnya.

Pemerintah pun telah menetapkan kebijakan rekayasa lalu lintas saat mudik. Misalnya, contra flow, one way, dan pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga.

Slamet menyampaikan, persiapan dilakukan sejak dini lantaran jumlah pemudik diprediksi meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 123 juta. Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan, pun meminta jajarannya meninjau dan memetakan jalan-jalan yang kerap dilalui para pemudik.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Korlantas Polri akan melakukan pembatasan jam operasional angkutan barang saat musim mudik. Hanya mobil pengangkut bahan bakar minyak (BBM) yang diberi pengecualian.

Mudik gratis Kemenhub

Masyarakat pun disarankan mengikuti program mudik gratis daripada menggunakan sepeda motor. Termasuk yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan mengunduh aplikasi MitraDarat di PlayStore atau AppStore. Pendaftaran dibuka pada 7 Maret-3 April 2024 atau hingga kuota sudah terpenuhi.

Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Kemenhub, Hendro Sugiatno, mengatakan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi jika ingin mengikuti program mudik gratis yang digelar pihaknya. Salah satunya adalah memiliki dokumen kependudukan yang sah saat mendaftar.

"Setiap peserta hanya bisa memilih 1 kota tujuan mudik," jelasnya.

Apabila juga ingin mengikuti program balik gratis, sebaiknya pendaftaran dilakukan secara bersamaan. Syaratnya, catatan asal kota balik sama dengan kota tujuan mudik yang dipilih.

Calon peserta diberikan waktu hingga H+5 setelah tanggal pendaftaran untuk melakukan registrasi/validasi ulang di posko yang telah ditentukan. Jika hingga waktu yang ditentukan tak melakukan validasi ulang, data dianggap hangus atau kuota otomatis dikembalikan dan tidak bisa mendaftar ulang sehingga memberikan kesempatan kepada yang lain yang untuk mendaftar.

"Jika calon pemudik tidak melakukan registrasi/validasi ulang sampai batas waktu yang ditentukan, maka NIK-nya secara otomatis akan terkena banned dan tidak dapat mengikuti program mudik gratis pada periode selanjutnya selama 3x berturut-turut. Tentu ini harus jadi perhatian bagi para calon peserta," tuturnya.

Peserta yang mudik-balik dengan sepeda motor, wajib membawa surat-surat kendaraan (STNK dan SIM) dan perlengkapan berkendara. Selain itu, menyerahkan sepeda motor sesuai tanggal yang ditentukan pada H-1 sebelum tanggal seremonial/keberangkatan bus.

Setiap calon peserta mudik gratis diharapkan dalam keadaan sehat jasmani dan rohani saat keberangkatan arus mudik/balik. Pun wajib datang minimal 1 jam sebelum jadwal keberangkatan. 

"Satu akun pemesan tiket mudik gratis di MitraDarat dapat mendaftarkan maksimal sampai 4 peserta mudik dengan kota tujuan yang sama. Dan 1 akun hanya bisa melakukan pemesanan sebanyak 1 kali," terangnya.

img
Immanuel Christian
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan