sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Mabes Polri selidiki kemungkinan upaya penggulingan Kapolri

Kadiv Humas Polri memastikan upaya penggulingan Kapolri tidak muncul dari dalam institusinya.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Senin, 15 Okt 2018 15:50 WIB
Mabes Polri selidiki kemungkinan upaya penggulingan Kapolri

Mabes Polri akan melakukan penyelidikan atas dugaan adanya upaya menjatuhkan Jenderal Pol Tito Karnavian dari posisinya sebagai Kapolri, melalui isu keterlibatannya dalam kasus korupsi impor daging sapi. Dugaan keterlibatan Tito dalam kasus yang menjerat Direktur CV Sumber Laut Perkasa, Basuki Hariman, mencuat melalui laporan investigasi IndonesiaLeaks.

“Kita akan melakukan penyelidikan dulu,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, Senin (15/10).

Namun ia memastikan di dalam tubuh kepolisian, tidak ada pihak yang menginginkan terjadinya hal tersebut. Menurut Setyo, penyelidikan akan dilakukan di luar tubuh Polri.

Setyo menjamin sampai saat ini Polri dalam keadaan solid, sehingga tidak mungkin ada oknum di dalam tubuh kepolisian, yang membantu penyebaran isu tersebut. Kendati demikian, sampai saat ini Polri masih melakukan konsolidasai di dalam internal lembaga mereka.

“Sementara kita konsolidasi ke dalam dulu. Saya nyatakan bahwa Polri solid,” ucapnya.

Terkait dengan pencatutan nama Tito Karnavian, Setyo pun tak menampik beberapa kasus pencatutan pernah terjadi terhadap mantan Kapolda Metro Jaya itu. Namun sejumlah kasus yang terjadi, sudah diproses secara hukum penanganannya.

Setyo mengatakan, beberapa kasus yang mencatut nama Kapolri juga ada yang tidak diproses. Hal itu terjadi karenakan sosok Tito sebagai Kapolri, memiliki resiko selayaknya public figure.

“Jadi banyak sekali yang diproses, tapi yang tidak diproses juga banyak. Ada orang yang manfaatkan public figur demi kepentingan dia sendiri,” ujarnya.

Sponsored

Politisi PDIP, Masinton Pasaribu, sebelumnya menyampaikan dugaan adanya pihak-pihak yang menginginkan Tito Karnavian menanggalkan jabatannya saat ini. Menurutnya, isu korupsi menjadi celah yang memiliki potensi besar untuk menggulingkan Tito dari jabatannya.

"Target utamanya adalah untuk mengganti Jenderal Polisi Tito Karnavian sebagai Kapolri," ujar Masinton.