logo alinea.id logo alinea.id

Mahasiswa Serang nyalakan lilin atas wafatnya BJ Habibie

 Habibie merupakan salah satu putera terbaik yang pernah dimiliki bangsa Indonesia .

Ayu mumpuni Khaerul Anwar
Ayu mumpuni | Khaerul Anwar Rabu, 11 Sep 2019 21:35 WIB
Mahasiswa Serang nyalakan lilin atas wafatnya BJ Habibie

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar aksi menyalakan lilin, sebagai bentuk belasungkawa atas berpulangnya BJ Habibie. Aksi tersebut dilakukan di jalan Jenderal Soedirman, Kota Serang.

Kordinator aksi Adnan mengatakan, Habibie merupakan salah satu putera terbaik yang pernah dimiliki bangsa Indonesia dengan segudang prestasi yang mengharumkan negara.

"Kami pemuda bangsa ingin mengucakpan terima kasih kepada pahlawan yang telah membela bangsa," katanya kepada wartawan disela-sela aksi.

Semasa menjabat sebagai Presiden ke-3, Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 Itu dinilai telah berhasil membawa bangsa ini menuju arah yang lebih baik. Khususnya saat menggantikan posisi Soeharto menjadi kepala negara saat menghadapi krisis moneter 1998. 

"Dia berbeda dengan yang lain, orang jujur, adil dan bijaksana. Itu karakter yang dimiliki presiden ke-3 dan mampu menstabilisasi ekonomi saat krisis moneter," katanya.

Selain menyalakan lilin, dalam aksi tersebut, para mahasiswa membacakan puisi perpisahan dan berdoa untuk tokoh bangsa tersebut. "Kami doakan semoga beliau ditempatkan di tempat terbaik oleh Allah," katanya.

Di tempat terpisah Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Pol Dedi Prasetyo, mengatakan, Polri turut berbelasungkawa dan merasakan duka cita yang mendalam atas wafatnya Presiden RI ke-3,” kata dia melalui pesan singkat, Rabu (11/9).

Dedi menyampaikan sosok Habibie penuh inspirasi. Sebagai bapak bangsa, di mata Polri Habibie telah memberikan ilmu dan peninggalan berarti bagi bangsa Indonesia.

Sponsored

Polri menganggap Habibie sebagai sosok bapak demokrasi dan bapak kemajuan teknologi Indonesia.

“Beliau sebagai bapak demokrasi dan bapak kemajuan teknologi Indonesia merupakan putra terbaik bangsa Indonesia. Seluruh bangsa merasa kehilangan dan mendoakan semoga arwah beliau mendapat tempat yang terbaik di sisi-Nya,” ucap Dedi.

Seperti diketahui Habibie meninggal di RSPAD setelah menjalani perawatan intensif lebih dari satu pekan terakhir. Ia menghembuskan nafas terakhir pukul 18.03 WIB.

Sebelumnya anak sulung Habibie menjelaskan kondisi ayahnya sempat membaik. Namun pada sore tadi Habibie menghembuskan nafas terakhirnya.