sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Presiden Jokowi tinjau vaksinasi di Terminal Kampung Rambutan

Kebijakan itu dilakukan karena interaksi para pelaku di Terminal Kampung Rambutan tergolong tinggi.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Kamis, 10 Jun 2021 09:34 WIB
Presiden Jokowi tinjau vaksinasi di Terminal Kampung Rambutan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Pelaksanaan imunisasi 19 pada Kamis (10/6) pagi ini diberikan kepada para pelaku transportasi umum.

“Kenapa kita berikan vaksinasi di sini? Karena para pelaku di sini adalah yang interaksinya sangat tinggi dengan masyarakat," ucapnya dalam telekonferensi, beberapa saat lalu.

"Para pelaku yang divaksin baik supir, baik kernet, baik usaha kecil, usaha mikro, yang berada di terminal dan sekitarnya. Ini semua pagi hari ini dilakukan vaksinasi kurang lebih 1.000 orang,” tutur Jokowi.

Menurutnya, mobilitas sosial masyarakat melalui Terminal Kampung Rambutan dinilai sangat tinggi. Imbasnya, vaksinasi menjadi prioritas.

Sekitar 1.000 orang yang ditargetkan divaksin diharapkan dapat memutus mata rantai penularan Covid-19. 

Vaksinasi tahap II menarget 16,9 juta petugas pelayan publik dan 21,5 juta lansia. Namun, baru 438.353 petugas pelayan publik yang sudah divaksin.

Dari pedagang pasar, tenaga pendidik, tokoh agama, wakil rakyat, ASN, TNI/Polri, petugas pariwisata, kepala/perangkat desa, pekerja transportasi publik, atlet, hingga wartawan masuk dalam kategori petugas pelayan publik prioritas penerima vaksin tahap II.

Penetapan kelompok prioritas penerima vaksin berdasarkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI). Penetapan kelompok prioritas dalam petugas pelayan publik juga berdasarkan pertimbangan interaksi dan mobilitas tinggi.

Sponsored

Untuk kategori pekerja transportasi publik, kata Jokowi, mencakup petugas tiket (MRT, TransJakarta, pelabuhan, bandara, hingga kereta api), masinis, pilot, pramugari, kondektur, supir bus-taksi, kernet, hingga ojek online (ojol).

Di sisi lain, lansia diprioritaskan karena berisiko tinggi meninggal dunia jika terpapar Covid-19. Vaksinasi terhadap lansia diyakini dapat menekan angka kematian, menurunkan laju penularan virus, dan mengurangi beban rumah sakit (RS).

Berita Lainnya