sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tim SAR evakuasi 13 korban gempa bumi Cianjur

Tim SAR gabungan dalam operasinya mengerahkan lima tim yakni masing-masing tim Alfa, Bravo, Charly, Delta, dan Echo.

Gempita Surya
Gempita Surya Selasa, 22 Nov 2022 13:53 WIB
Tim SAR evakuasi 13 korban gempa bumi Cianjur

Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian dan evakuasi korban gempa bumi di wilayah Cianjur, Jawa Barat. Hingga hari kedua operasi pada Selasa (22/11) pukul 10.40 WIB, tim SAR telah mengevakuasi 13 korban.

"Seluruh korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsdya TNI Henri Alfiandi dalam keterangan resmi, Selasa (22/11).

Henri memaparkan, tim SAR gabungan dalam operasinya mengerahkan lima tim yakni masing-masing tim Alfa, Bravo, Charly, Delta, dan Echo. Tim Alfa mengevakuasi satu orang korban anak laki-laki di Desa Benjot, Cijendil.

Kemudian, tim Bravo mengevakuasi dua orang korban, masing-masing dievakuasi di Dusun Gintung dan di Desa Gasol. Adapun tim Charly mengevakuasi total delapan korban di Warung Sate Shinta yang terkena terjangan tanah longsor, di mana salah satunya adalah anak-anak.

Lalu, tim Delta masih melakukan operasi evakuasi di Warung Kondang. Sementara tim Echo mengevakuasi dua orang korban dari pondok pesantren di Kampung Ciherang, Panembong.

"Tim SAR menggunakan peralatan ekstrikasi untuk membongkar reruntuhan dan mengevakuasi korban. Seluruh korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Cianjur," ungkap Henri.

Disampaikan Henri, tim SAR masih terus bekerja untuk melakukan penyisiran di kawasan-kawasan yang diduga masih terdapat korban. Hingga Selasa (22/11) pagi, pihaknya menerima laporan terdapat 27 orang hilang atau masih dalam pencarian.

"Kami minta doanya kepada seluruh masyarakat agar seluruh korban dapat kami temukan,” tuturnya.

Sponsored

Sebelumnya, Basarnas mengerahkan sebanyak 112 personel dari Kantor SAR Bandung, Pos SAR Cirebon, serta Kantor SAR Semarang, Cilacap, Jakarta. Selain itu, personel dari kantor pusat juga dikerahkan, di antaranya yakni tim Basarnas Special Group (BSG).

Untuk mendukung proses pencarian, seluruh tim dilengkapi dengan peralatan urban SAR, seperti peralatan ekstrikasi dan peralatan Collapse Structure Search and Rescue (CSSR). Basarnas juga mengerahkan helikopter HR-3604 untuk melaksanakan pantauan dari udara, sekaligus untuk evakuasi medis udara jika diperlukan.

Tim SAR gabungan dikerahkan di tiga sektor untuk penanganan di lokasi terdampak gempa. Di sektor 1, tim melakukan penyisiran kawasan pusat gempa di Desa Tegallega, Kecamatan Warung Kondang.

Kemudian di sektor 2, tim menyisir kawasan Desa Mangunkerta dan Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang. Sementara tim SAR di sektor 3 melakukan penyisiran di Kampung Gasol, Kecamatan Cugenang dan kawasan longsor di jalan nasional Cijedil.

"Operasi kami maksimalkan di sejumlah titik yang diduga masih terdapat korban jiwa. Tim kami juga berupaya menjangkau kawasan-kawasan terpencil yang juga terdampak," papar Henri.

Berita Lainnya
×
tekid