logo alinea.id logo alinea.id

Yasonna Laoly jadi Guru Besar Ilmu Kriminologi

Sebelum terjun ke politik, Menteri Yasonna adalah seorang dosen.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Rabu, 11 Sep 2019 14:16 WIB
Yasonna Laoly jadi Guru Besar Ilmu Kriminologi

Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian mengukuhkan Menteri Hukum dan HAM (Kemenkumham) Yasonna Laoly sebagai Guru Besar Ilmu Kriminologi Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.

"Pada hari ini dalam sidang senat terbuka STIK mengukuhkan Profesor Yasonna Hamonangan Laoly S.H., M.Sc., Ph.D sebagai Guru Besar Ilmu Kriminologi," ujar Tito sambil mengetuk palu dalam rapat senat terbuka di PTIK, Rabu (11/9).

Pengukuhan Yasonna dilakukan dengan prosesi pedang pora. Kemudian Tito mengucapkan selamat serta menyampaikan harapannya agar gelar tersebut dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara, khususnya bagi kepolisian.

Wakil Presiden Jusuf Kalla pun memberikan ucapan selamat kepada Yasonna. 

"Selamat kepada Bapak Profesor Yasonna Laoly atas pengukuhannya. Hari ini kita dapat banyak pengetahuan tentang pengalaman siber," tutur Jussuf Kala. 

Yasonna mengungkapkan dirinya merasa kembali ke tempat dia berasal. Katanya, sebelum terjun ke politik dirinya adalah seorang dosen.

“Ini seperti kembali ke tempat awal saya berasal. Dulu saya dosen, kemudian jadi wakil dekan, setelah itu pembantu rektor dua. Akhirnya saya terjun ke politik dan lupa. Sekarang saya kembali,” ucapnya.

Pengukuhan dihadiri oleh sejumlah pejabat seperti: Presiden kelima Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden Jussuf Kala, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. 

Sponsored

Terlihat juga keluarga Yasonna yang menghadiri prosesi tersebut, yakni isteri, anak dan cucunya.