close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Sabar/Reza juara ganda putra Spanyol Master 2024. Foto SS BWF TV
icon caption
Sabar/Reza juara ganda putra Spanyol Master 2024. Foto SS BWF TV
Olahraga
Senin, 01 April 2024 11:05

Juara ganda: Sabar/Reza buat kejutan di Spanyol Master bersama Rinov/Pitha

Sabar lebih sabar bertindak seperti pemasang umpan, Reza yang kerap menyabet kail cekatan.
swipe

Raket di tangan kanan Yap Roy King mengayunkan shuttlecock dengan backhand serve pendek saja kepada Muhammad Reza Pahlevi Isfahani. Bola diterima Reza, balasannya menyilang dari seberang net ke kiri depan lawannya.

Yap menangkis laju si bola bulu ke arah tengah bidang depan lapangan. Kembalian itu sebatas dada Reza, dibelokkannya ke sisi kanan bidang lapangan. Belokan Reza disambut Junaidi Arif, mengangkat shuttlecock tersebut melalui trik cantik ke garis belakang.

Trik itu mengundang reaksi berisiko tinggi. Pasangan ganda putra Indonesia, Muhammad Reza Pahlevi Isfahani/Sabar Karyaman Gutama, dalam bahaya.

Keduanya terseret sama-sama menutup ruang kiri mereka. Akibatnya celah kosong begitu lebar di sebelah kanan. Posisi Reza/Sabar habis sudah, lemah sejajar depan-belakang, sangat riskan, nyaris mati langkah.

Jika salah pukul, mereka akan kehilangan poin penting. Antisipasi keliru akan membawa shuttlecock diseberangkan lawan ke celah sebelah kanan mereka yang kosong.

Saat bola melayang belum lagi turun jauh ke garis belakang, Reza meloncat. Smesnya kuat. Benar saja, Junaidi mengembalikan bola ke ruang kosong di kanan, tapi backhand-nya kurang melebar.  

Sabar bisa membuat drive manis tepat ke badan Yap, sehingga Yap kelabakan memukulnya. Kembalian tanggung tersebut berhasil disambar Reza dengan sergapan mematikan di depan net!

Itulah poin terakhir yang menutup set pertama. Pertandingan final Spanyol Master 2024 di Centro Deportivo Municipal Gallur, Madrid, Senin (1/4) dini hari WIB.

Partai ganda putra di mana Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani menaklukkan sesama pasangan non-unggulan dari Malaysia, Junaidi Arif/Yap Roy King. 21-18, 17-21, 21-19.

Mereka berempat bermain ketat selama 52 menit memperlihatkan kehebatan level dunia. Tanpa sekalipun perebutan angka dimenangkan lewat smes telak, permainan netting, maupun keunggulan mutlak. Hanya tahan kuat adu reli sampai 117 kali. Selisihnya tipis: Sabar/Reza mematikan Junaidi/Yap dengan perbandingan 59:58.

Performa ngotot ganda putra non-pelatnas yang tampil tanpa didampingi pelatih cukup mengejutkan publik. Tatkala jeda, mereka hanya diskusi berdua membahas strategi permainan.

Seperti kejutan poin terakhir set pertama menunjukkan reaksi cepat Reza. Kendati pemain setinggi 1,68 meter itu lebih pendek 3 centimeter dari pasangannya.

Sabar lebih sabar bertindak seperti pemasang umpan, Reza yang kerap menyabet kail cekatan. Shuttlecock terakhir yang jatuh di Madrid telah memberi mereka hadiah tunai US$16,590 (setara Rp263,2 juta) untuk bagi dua.

Keberhasilan ganda putra ini diikuti pasangan ganda campuran. Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menyudahi perlawanan Cheng Xing/Zhang Chi (China) 17-21, 21-12, 21-13. Sementara ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi harus mengakui kemenangan Rin Iwanaga/Kie Nakanishi (Jepang) 21-12, 8-21, 16-21.

img
Arpan Rachman
Reporter
img
Fitra Iskandar
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan