sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

PDIP: Gerindra dapat jatah 3 menteri, Fadli Zon terkuat

Fadli Zon disebut-sebut menjadi calon menteri kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin yang disodorkan oleh Gerindra.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Selasa, 08 Okt 2019 20:26 WIB
PDIP: Gerindra dapat jatah 3 menteri, Fadli Zon terkuat

Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Fadli Zon disebut-sebut menjadi calon menteri kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin yang disodorkan oleh Gerindra.

Politikus PDI Perjuangan Kapitra Ampera membenarkan ihwal kabar jatah menteri yang diperuntukan untuk Partai Gerindra. Menurut Kapitra, ada tiga posisi strategis dalam kementerian yang akan diberikan kepada partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut.

Menurut dia, ketiga kementerian tersebut meliputi Kementerian Perdaganagan (Kemendag), Kementerian Pertanian (Kementan), dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil, Menengah (UKM). Hal ini sesuai dengan visi dan misi Prabowo Subianto saat menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2019.

"Saya katakan bagian-bagian ini kemungkinan besar yang saya dengar diserahkan ke Gerindra," ujar Kapitra di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (8/10).

Dari awal, kata dia, seharusnya hal ini bisa dibaca oleh publik. Pasalnya menurut dia, Prabowo dan kelompoknya memang sangat militan untuk mengimplementasikan agenda politik mereka. Ia mengatakan, hal itu tidak akan menjadi masalah dalam tubuh partai koalisi.

Dia menegaskan, tidak akan ada kecemburuan lantaran suara koalisi Jokowi-Amin di parlemen sudah aman. Sebanyak 60% suara di DPR RI telah dikuasai oleh partai kolisi pemerintah.

"Presiden kan juga sudah bilang bahwa ingin bergandengan (dengan oposisi) untuk membangun bangsa ini. Jokowi sudah terbuka, kelar itu selesai saya rasa sudah bisa dilihat," ucap dia.

Kendati demikian, Kapitra belum bisa menyebut siapa saja nama-nama dari Gerindra yang akan mendapatkan jatah tersebut. Namun demikian ia hanya menyebut satu nama, yakni Fadli Zon.

Sponsored

"Kemarin dia di DPR mengatakan saya diperintahkan ada penugasan. Ini kan bahasa begini biasa, ada penugasan yang lain jadi ditarik di situ. Itu sinyal, harusnya bisa dibaca lah. Tapi percaya sama saya Fadli masuk bagian, tapi tunggu saja di posisi apa," sambungnya.

Ihwal nama Prabowo yang disebut sebagai calon Menteri Pertahanan, Kapitra mengatakan kabar itu tidak benar. Prabowo dipercaya Kapitra tidak ingin posisinya sebagai capres turun.

Prabowo, kata Kapitra hanya akan menjadi penasihat Jokowi. Alasannya karena lewat Prabowo, Jokowi dapat menerima pandangan lain akan kebijakan-kebijakan pemerintahan ke depan.