IHSG menguat 0,27% ke level 5.244, sektor properti jadi penopang

Tercatat sebanyak 14,6 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp6,2 triliun.

Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat dibukanya perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (26/5/2020). Foto Antara/M Risyal Hidayat/foc.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,27% ke level 5.244 pada perdagangan Selasa (8/9). Sektor properti yang naik 1,89% dan aneka industri yang naik 1,38% menjadi pendorong penguatan IHSG hari ini.

Tercatat sebanyak 14,6 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp6,2 triliun. Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih di seluruh pasar sebesar Rp286 miliar.

Saham-saham seperti TLKM, BBCA, BBRI, BUMI, dan ASII menjadi saham yang banyak dijual oleh investor asing. Sementara saham-saham seperti BMRI, UNTR, TOWR, INDF, dan CPIN menjadi saham yang paling banyak dibeli investor asing hari ini.

Sementara saham yang mengalami kenaikan terbesar di antaranya JSKY, TECH, PURE, DEAL, dan BEST. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar di antaranya ACST, ENVY, MEDC, AISA, dan PGAS.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Nico Demus mengatakan, pergerakan IHSG yang cenderung menguat seiring dengan pergerakan indeks pasar saham global yang cukup optimis terhadap perkembangan ekonomi Amerika Serikat.