Sejak 2016 ada 157 pegawai KPK mengundurkan diri

Ali Fikri mengatakan kondisi tersebut kerap terjadi di pelbagai lembaga, termasuk KPK.

Plt Juru bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri. Alinea.id/Achmad Al Fiqri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) anggap wajar apabila ada pegawai yang mengundurkan diri. Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, kondisi tersebut kerap terjadi di pelbagai lembaga, termasuk komisi antisuap.

Ali membeberkan, paling tidak dalam lima tahun terakhir ada 157 pegawai lembaga antirasuah yang hengkang. Dari data yang disampaikan, untuk sementara pada 2016 merupakan yang tertinggi.

"Tahun 2016 sebanyak 46 terdiri dari pegawai tetap 16 dan pegawai tidak Tetap 30. Tahun 2017 sebanyak 26 terdiri dari pegawai tetap 13 dan pegawai tidak tetap 13," kata Ali dalam keterangannya, kemarin (26/9).

Masih pada data yang sama, pada 2018 ada 31 pegawai KPK yang mengundurkan diri. Dari jumlah tersebut, 22 orang merupakan pekerja tetap dan sembilan tidak tetap. Sementara pada 2019, ada 23 karyawan mengundurkan diri. Terdiri dari 14 orang pegawai tetap dan sembilan orang tidak tetap.

"Tahun 2020 (Januari-September) ada 31 (orang mengundurkan diri) terdiri dari 24 pegawai tetap dan 7 pegawai tidak tetap," jelasnya.