Presiden Atletik Dunia Sebastian Coe tak mau boikot China

Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia adalah negara-negara yang sudah menyatakan akan memboikot secara diplomatik.

ilustrasi. ist

Presiden Atletik Dunia Sebastian Coe menyatakan pihaknya secara filosofi menentang segala bentuk boikot dan memilih dialog dalam menyelesaikan permasalahan. Pernyataan itu disampaikan Coe setelah mengumumkan Liga Diamond akan tetap diselenggarakan di China pada 2022. Pernyataan itu pula yang menegaskan bahwa Coe tidak mau ikut-ikutan melakukan Boikot terhadap Olimpiade Beijing di tengah sikap sejumlah negara.

Seperti dikutip Reuters, Kamis (23/12), Kota Shenzhen akan menjadi tuan rumah sesi kedua Liga Diamond pada 6 Agustus 2022 mendatang. Itu adalah pentas Liga Diamond kedua yang bakal diselenggarakan di China sepanjang 2022 setelah sebelumnya direncanakan bakal dihelat di Shanghai sekaligus menjadi tuan rumah pertama.

Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia adalah negara-negara yang sudah menyatakan akan memboikot secara diplomatik Olimpiade musim dingin Beijing 2022 pada 4 Februari – 20 Februari 2022. Boikot dilakukan sebagai bentuk protes atas dugaan pelanggaran HAM di Cina, di mana hal ini disebut China sebagai sikap politik. 

Industri olahraga di China juga sedang menjadi sorotan setelah atlet tenis Peng Shuai menuduh mantan Wakil Perdana Menteri China telah melakukan kekerasan seksual padanya di masa lalu. Asosiasi Tenis Perempuan menyatakan mereka telah membatalkan sejumlah turnamen yang seharusnya diselenggarakan di China karena waswas dengan keamanan Peng.

“Kami waswas dengan kesejahteraan semua atlet. Saya yakin semua atlet harusnya bebas mengutarakan keresahan mereka dan olahraga seharusnya tidak bergeming membuat poin-poin seperti itu. Saya secara filosofi, menentang olahraga diboikot. Saya pernah mengalaminya dan mereka (yang memboikot) cenderung tidak mendapat apa yang mereka ingin capai,” kata Coe, setelah memutuskan menggelar Liga Diamond di China.