KAI Logistik mencatat pertumbuhan 27% pada triwulan I-2026 dan menargetkan ekspansi 70 titik layanan untuk memperluas jaringan logistik ritel.
KAI Logistik mencatatkan kinerja positif pada sektor pengiriman barang ritel di awal tahun 2026. Melalui layanan KALOG Express, perusahaan berhasil mengelola volume pengiriman sebesar 18.671 ton pada triwulan I-2026, atau tumbuh 27% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 14.649 ton.
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, mengatakan capaian ini mencerminkan konsistensi strategi perusahaan sepanjang 2025. Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan kualitas layanan, mulai dari optimalisasi kapasitas angkut hingga penguatan ekosistem digital melalui aplikasi KAI Logistik TRAX.
Selain itu, keberadaan 284 titik service point KALOG Express yang tersebar di Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera hingga akhir tahun lalu menjadi fondasi penting dalam merespons kebutuhan pasar secara lebih luas, cepat, dan efisien.
Aniek menegaskan, capaian ini menjadi momentum untuk memperluas jangkauan pasar. Pada 2026, perusahaan menargetkan penambahan 70 titik layanan baru yang difokuskan pada peningkatan aksesibilitas di berbagai wilayah strategis.
“Pertumbuhan di awal tahun ini menunjukkan bahwa transformasi yang kami lakukan berada di jalur yang tepat. Kami optimistis ekspansi ini akan semakin memperkuat layanan kepada pelanggan,” ujar Aniek, Kamis (9/4).