Peristiwa

Renduk pascabencana Sumatera siapkan dukungan untuk 200 ribu UMKM

Langkah ini dilakukan karena banyak pelaku usaha mikro kehilangan modal, terganggu aktivitas usahanya, hingga kesulitan kembali menjalankan usaha pascabencana.

Senin, 25 Mei 2026 18:55

Pemerintah terus memperkuat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui pengembangan sektor usaha mikro yang masuk dalam Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Renduk) Pascabencana Sumatera. Langkah ini dilakukan karena banyak pelaku usaha mikro kehilangan modal, terganggu aktivitas usahanya, hingga kesulitan kembali menjalankan usaha pascabencana.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)  Maman Abdurrahman mengatakan pengembangan usaha mikro menjadi salah satu fokus penting dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dengan total dukungan program yang diperkirakan mencapai sekitar Rp900 miliar hingga Rp1 triliun.

“Kurang lebih pengembangan usaha mikro sekitar Rp900 miliar sampai Rp1 triliun masuk dalam renduk,” ujar Maman dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera dengan Satgas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR RI di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, program pemulihan ekonomi tersebut difokuskan pada bantuan pengembangan modal usaha, khususnya bagi pelaku usaha mikro terdampak bencana yang belum memiliki akses terhadap perbankan. Sebab, banyak pelaku usaha kecil mengalami kesulitan untuk kembali bangkit akibat keterbatasan modal dan akses pembiayaan setelah bencana melanda.

“Bantuan ini untuk pengembangan usaha mikro bagi mereka yang belum terakses perbankan. Targetnya sekitar 200 ribu pengusaha mikro selama dua tahun,” katanya kepada wartawan seusai menghadiri rapat Satgas PRR di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (25/5).

Tim copywriter Reporter
Tim copywriter Editor

Tag Terkait

Berita Terkait