Venezuela menolak wacana Donald Trump menjadikan negara itu bagian ke-51 AS di tengah sengketa wilayah Essequibo.
Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, menegaskan negaranya tidak akan menjadi negara bagian ke-51 Amerika Serikat setelah Presiden AS Donald Trump mengaku serius mempertimbangkan gagasan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Rodríguez saat menghadiri sidang sengketa wilayah Essequibo di International Court of Justice, Belanda, Senin (12/5).
“Kami akan terus membela integritas, kedaulatan, kemerdekaan, dan sejarah kami,” kata Rodríguez. Ia juga menjelaskan Venezuela adalah sebuah negara merdeka dan bukan negara koloni.
Melansir AP News, Rabu (13/5), Trump sebelumnya menyampaikan pernyataan kontroversialnya dalam wawancara dengan Fox News. Menurut unggahan pembawa acara John Roberts di media sosial, Trump mengatakan dirinya serius mempertimbangkan menjadikan Venezuela sebagai negara bagian AS ke-51.
Gedung Putih belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait komentar tersebut. Namun juru bicara Gedung Putih Anna Kelly memuji Rodríguez karena dinilai bekerja sama dengan Washington.