sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

3 SPBU satu harga siap beroperasi di NTT

Tiga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) satu harga segera beroperasi di dua daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Satriani Ariwulan
Satriani Ariwulan Sabtu, 18 Agst 2018 14:33 WIB
3 SPBU satu harga siap beroperasi di NTT
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2273
Dirawat 1911
Meninggal 198
Sembuh 164

Tiga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) satu harga segera beroperasi di dua daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ketiganya akan beroperasi Agustus 2018.

Area Manager Comunication dan Relation PT Pertamina Jawa Timur, Bali, Nusa Tengggara, Rifki Rakhman Yusuf mengatakan sebelumnya satu SPBU satu harga telah beroperasi di Atambua, Kabupaten Belu. "Tiga SPBU satu harga lagi segera dioperasikan," kata Rifki, Sabtu (18/8).

Dia mengemukakan hal itu menjawab pertanyaan seputar implementasi BBM satu harga pada daerah terdepan, terbelakang dan tertinggal (3T) di provinsi yang berbatasan dengan dua negara tetangga, yakni berbatasan darat dengan Timor Leste dan laut dengan Australia.

Tiga SPBU satu harga yang akan dioperasikan pada Agustus, di antaranya, dua di Kabupaten Sabu Raijua dan satu di Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Pulau Flores.

Selain tiga SPBU satu harga yang siap dioperasikan, saat ini dibangun empat SBPU satu harga yang diperkirakan akan mulai beroperasi pada akhir 2018. Keempatnya yakni, di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Iteng dan Pocoranaka di Kabupaten Manggarai Timur, serta di Ende.

Branch Manager Marketing PT Pertamina (Persero) NTT, Mardian secara terpisah menjelaskan, stok semua jenis bahan bakar minyak di NTT, terbilang aman untuk beberapa bulan ke depan.

"Secara keseluruhan, stok BBM masih dalam posisi aman. Kami punya delapan depot Pertamina yang tersebar di pulau-pulau besar seperti Flores, Sumba dan Pulau Timor," kata Mardian.

Menurut dia, ketersediaan stok BBM di daerah-daerah kepulauan seperti NTT, memang sangat tergantung pada kapal yang mengangkut BBM. Jika kapal terlambat atau tidak mendapatkan izin berlayar karena faktor cuaca, maka stok BBM bisa jadi akan kosong.

Sponsored

 

 

Sumber: Antara

Berita Lainnya