sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bank Mandiri sasar debitur komersial untuk perluas penyaluran kredit PEN

Bank Mandiri telah menyiapkan plafon pembiayaan sebesar Rp250 miliar, yang siap untuk dikucurkan kepada supplier atau kontraktor.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 23 Des 2020 11:38 WIB
Bank Mandiri sasar debitur komersial untuk perluas penyaluran kredit PEN
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Bank Mandiri menyasar pelaku-pelaku UKM untuk menyalurkan pembiayaan produktif yang bersumber dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Salah satunya Bank Mandiri menyiapkan fasilitas pembiayaan kepada pelaku UKM yang menjadi supplier/kontraktor PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) untuk membiayai operasional dan belanja modal.

Dalam kerja sama ini, Bank Mandiri telah menyiapkan plafon pembiayaan sebesar Rp250 miliar, yang siap untuk dikucurkan kepada supplier atau kontraktor IBST. Fasilitas ini akan diberikan selama satu tahun, dengan masa pinjaman setiap supplier atau kontraktor yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Utama IBST Andrie Tjioe dan Direktur IBST Jozef I Munaba, serta Senior Vice President SME Banking Bank Mandiri Alexander Dippo PJS, disaksikan oleh Direktur Commercial Banking Bank Mandiri Riduan dan Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto di Jakarta

“Fasilitas pembiayaan ini memiliki peran yang strategis, karena dapat mendukung Inti Bangun Sejahtera untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, sehingga dapat mengantisipasi pertumbuhan layanan data di Indonesia yang ke depan akan terus meningkat,” kata Aquarius dalam keterangan resminya, Rabu (23/12).

Sponsored

Kerja sama ini juga sebagai bukti komitmen Bank Mandiri hadir untuk negeri, serta mensukseskan program pemulihan ekonomi nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah di tengah kondisi pandemi ini.

“Melihat kondisi perekonomian Indonesia di tengah pandemi ini, kerja sama yang terjalin semoga menjadi manfaat bagi supplier atau kontraktor, untuk menjaga likuiditas demi kelancaran pengerjaan proyek kerjasama dengan PT Inti Bangun Sejahtera Tbk,” ujar Aquarius.

Adapun pembiayaan serupa, juga telah dilakukan dengan berbagai perusahaan BUMN maupun swasta terkemuka di Indonesia. Pembiayaan tersebut antara lain pembiayaan talangan RS Mitra BPJS, TIMAH, Aneka Tambang, Hutama Karya Infrastruktur, Wijaya Karya, Wijaya Karya Beton, Adhi Karya dan perusahaan lainnya.

Berita Lainnya