sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BI ajak OKI lakukan digitalisasi sektor keuangan Islam

Jangan sampai OKI ketinggalan dengan negara-negara berpenduduk nonmuslim yang telah lebih dulu memanfaatkan digitalisasi.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 29 Okt 2020 16:53 WIB
BI ajak OKI lakukan digitalisasi sektor keuangan Islam
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng, mengajak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk mulai mengintegrasikan ekonomi dan keuangan Islam dengan pendekatan digital.

Hal itu perlu dilakukan jangan sampai OKI ketinggalan dengan negara-negara berpenduduk nonmuslim yang telah lebih dulu memanfaatkan digitalisasi sistem keuangan Islam, dalam rantai produksi sistem keuangan mereka.

"Untuk mendapatkan manfaat maksimal di era baru ini, negara-negara OKI perlu gesit dan mulai mengintegrasikan ekonomi dan keuangan Islam dengan pendekatan digitalisasi," katanya dalam video conference, Kamis (29/10).

Sugeng pun menyoroti peranan sektor keuangan Islam yang mulai banyak dilirik negara-negara nonmuslim seperti Korea Selatan, China, dan Thailand, yang mulai melakukan branding sebagai negara ramah muslim dunia.

Pasalnya, berdasarkan State of Global Islamic Economic Report 2019-2020, belanja konsumsi ekonomi Islam global di berbagai sektor diperkirakan mencapai lebih dari US$3 triliun pada 2024 atau meningkat 45% dari US$2,2 triliun pada 2018.

"Dengan potensi yang begitu besar, banyak negara yang mengalihkan fokusnya untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan Islam, meski bukan negara mayoritas muslim," ujarnya.  

Adapun, negara-negara tersebut mulai mengembangkan Islam value chain dengan menawarkan sejumlah program seperti media dan rekreasi islami, pariwisata islami atau muslim-friendly tourism, apotek dan kosmetik halal, keuangan sosial dan komersial Islam, dan seterusnya.

"Negara mayoritas nonmuslim lainnya seperti China telah menghasilkan sejumlah besar item fesyen muslim. Dan mereka menjualnya melalui platform digital. Untuk itu, negara-negara OKI tidak boleh ketinggalan," ucapnya.

Sponsored
Setelah mereka meniup peluit...

Setelah mereka meniup peluit...

Kamis, 22 Apr 2021 16:48 WIB
Memutus belenggu generasi sandwich

Memutus belenggu generasi sandwich

Kamis, 22 Apr 2021 14:25 WIB
Burma dan saga biksu-biksu revolusi

Burma dan saga biksu-biksu revolusi

Rabu, 21 Apr 2021 17:33 WIB
Berita Lainnya