sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

BI tahan suku bunga acuan 4,25% dalam 8 bulan

Bank Indonesia kembali menahan suku bunga acuan BI 7-days (reverse) repo rate pada level 4,25% yang telah dilakukan 8 bulan terakhir.

Cantika Adinda Putri Noveria
Cantika Adinda Putri Noveria Jumat, 20 Apr 2018 03:44 WIB
BI tahan suku bunga acuan 4,25% dalam 8 bulan

Bank Indonesia kembali menahan suku bunga acuan BI 7-days (reverse) repo rate pada level 4,25% yang telah dilakukan 8 bulan terakhir.

Bank sentral juga menetapkan suku bunga depocit facility tak berubah 3,50% dan lending facility 5,0%. Semua akan berlaku efektif pada 20 April 2018.

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo menjelaskan kebijakan tersebut konsisten dengan upaya menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta turut mendukung pemulihan ekonomi domestik. 

BI memandang, pelonggaran kebijakan moneter yang ditempuh sebelumnya tetap memadai untuk terus mendorong momentum pemulihan ekonomi domestik.

Menurut Dody, sejumlah risiko global tetap perlu diwaspadai karena dapat mengganggu perekonomian domestik, seperti peningkatan ketidakpastian pasar keuangan dunia, kenaikan harga minyak, dan kemungkinan berlanjutnya perang dagang AS-China.

“Bank Indonesia juga semakin memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan serta penguatan pelaksanaan reformasi struktural,” ujar Dody, Kamis (19/4).

Penahanan 7-days reverse repo rate oleh BI dilakukan sejak 22 September 2017. Penahanan suku bunga acuan dilakukan lantaran angka inflasi masih sesuai target.

Saat ini, BI fokus untuk menjaga stabilitas perekonomian domestik di tengah ketidakpastian global. Padahal, pada Maret lalu, bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) mengerek suku bunga jangka pendek sebesar 25 basis poin.

Sponsored

The Fed menaikkan suku bunga acuan menjadi 1,5% dan 1,75%. Rencananya, The Fed bakal mengerek suku bunga acuan tiga kali sepanjang tahun ini. Hingga 2020, diproyeksi suku bunga The Fed akan berada pada level 3,25% dan 3,5%.

Berita Lainnya