close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi kilang minyak. Dokumentasi PT Pertamina (Persero).
icon caption
Ilustrasi kilang minyak. Dokumentasi PT Pertamina (Persero).
Bisnis
Sabtu, 30 April 2022 13:50

BPH Migas pastikan penyaluran gas lancar saat Idulfitri

Selama H-7 lebaran kebutuhan gas pelanggan industri cenderung menurun.
swipe

Badan Pengaturan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memantau ketersediaan BBG dan gas bumi. Pemantauan untuk memastikan BBM dan gas bumi tersedia memadai menjelang dan selama libur Idulfitri tahun ini.

Pemantauan dilakukan oleh Komite BPH Migas Wahyudi Anas dan Abdul Halim ke wilayah operation regional III PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, dan Nusa Tenggara. Kunjungan menyasar sektor yang membutuhkan gas bumi dan kelompok masyarakat. 

"Kita tinjau dari sisi hulu, kebutuhan gas selama libur lebaran masih dapat terpenuhi dan ada beberapa industri yang libur lebaran, sehingga alokasi untuk pelanggan kecil, rumah tangga dan BBG semua terjamin aman dan tidak ada pengurangan," ujar Wahyudi, dikutip dari laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Sabtu (29/4).

Wahyudi mengungkapkan, sektor jaringan gas, pelanggan kecil, dan BBG menjadi prioritas. Karena sektor tersebut bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tekanan operasi pada jaringan pipa yang dibutuhkan cukup rendah, sehingga dipastikan kondisi ini semua akan terjamin.

Pihaknya mengunjungi layanan gas di Rusun Penjaringan dan usaha UMKM Kampung Kue di Rungkut, Surabaya. "Meski saat ini Jawa Timur mengalami gangguan pasokan atau shortage dari sisi hulu, sektor rumah tangga tetap terjamin keamanan gasnya," imbuh Abdul Halim.

General Manager Wilayah Operation Regional III PGN Edi Armawiria menjelaskan, selama H-7 lebaran kebutuhan gas pelanggan industri cenderung menurun. Antisipasi kebutuhan gas dilakukan melalui optimasi pola operasi di jaringan distribusi dan transmisi. Salah satunya membangun pipa jumperline Tambak Lorok - Tambak Rejo, yang membuat pasokan dan pasar Jawa Timur-Jawa Tengah dapat diintegrasikan.

Penyaluran gas bumi PGN di wilayah ini dilakukan untuk melayani kebutuhan 151.027 pelanggan dengan total volume 126 BBTUD. Sebagian besar pelanggan merupakan Rumah Tangga, yakni 150.450 pelanggan: 576 merupakan segmen komersial dan industri serta terdapat 1 SPBG.

img
Ayu mumpuni
Reporter
img
Ayu mumpuni
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan