sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Erick Thohir: PLN harus ubah mental dari dilayani jadi melayani

PLN harus ada perubahan mentality pelayanan, jangan karena monopoli maunya dilayani.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Rabu, 16 Des 2020 15:59 WIB
Erick Thohir: PLN harus ubah mental dari dilayani jadi melayani
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.314.634
Dirawat 157.705
Meninggal 35.518
Sembuh 1.121.411

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menginginkan agar PT PLN (Persero) mengubah mental dari dilayani menjadi melayani dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi berbasis digital.

Jangan sampai, karena merasa satu-satunya penyedia layanan listrik bagi masyarakat, PLN hanya ingin dilayani, tetapi enggan untuk terjun langsung ke masyarakat untuk memastikan penyediaan layanan yang baik.

"Saya tekankan pada saat Microsoft datang ke Indonesia, PLN harus ada perubahan mentality pelayanan, jangan karena monopoli maunya dilayani," katanya dalam video conference, Rabu (16/12).

Erick pun memastikan akan terus memantau perkembangan yang terjadi di dalam tubuh PLN sebagai perusahaan negara. Hal ini untuk memastikan agar subsidi listrik yang diberikan pemerintah tepat sasaran, serta meminimalkan timbulnya komplain konsumen.

Sponsored

"Ini untuk menekan subsidi salah sasaran, komplain konsumen, listrik dicolong. Dengan smart grid dan ada smart procurement jadi efektif," ujarnya.

Selain itu, Erick pun mengungkapkan terus mendorong agar PT Telkom dapat menjadi fasilitator dari program satu data pemerintah. Tujuannya untuk mendukung transparansi program pemerintah, sehingga dapat menekan tindakan korupsi dari program yang berjalan.

"Ada program data center dan national innovation, dan saya challenge program satu data pemerintah karena dengan ada program satu data yang bisa dilakukan maintenance Telkom, kita bisa kurangi dan mendukung transparansi program pemerintah, sehingga bisa tekan program pemerintah yang dikorupsi. Ini peran penting digitalisasi di Indonesia," tuturnya.

Berita Lainnya