sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Gojek raih juara di UN Women 2020 Asia-Pacific WEP Awards

Gojek akan mewakili Indonesia di ajang penghargaan di tingkat Asia Pasifik pada 15 Desember di Bangkok.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 20 Nov 2020 10:50 WIB
Gojek raih juara di UN Women 2020 Asia-Pacific WEP Awards
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 502.110
Dirawat 63.722
Meninggal 16.002
Sembuh 422.386

Perusahaan super-app karya anak bangsa, terpilih sebagai juara pertama di ajang penghargaan UN Women 2020 Asia-Pacific Women Empowerment Principles untuk kategori Community and Industry Engagement. 

Sebagai juara pertama tingkat nasional, Gojek akan mewakili Indonesia di ajang penghargaan di tingkat Asia Pasifik pada 15 Desember di Bangkok, Thailand. Gojek juga merupakan satu-satunya perusahaan teknologi dengan layanan transportasi online yang mendapatkan juara satu di ajang penghargaan ini.

Penghargaan ini diberikan untuk inisiatif Perempuan #AmanBersamaGojek yang berfokus untuk menciptakan budaya aman di ruang publik. 

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan standar keamanan platform digital, khususnya layanan transportasi online, untuk pelanggan dan mitra perempuan. Inisiatif ini berfokus pada tiga pilar, yaitu teknologi, proteksi, dan edukasi.

Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita mengatakan, keamanan merupakan salah satu penghambat terciptanya pertumbuhan yang berkeadilan di Indonesia, khususnya untuk perempuan. 

Menurut laporan UN Women tentang audit keamanan di Jakarta pada 2018, perempuan yang tinggal di area perkotaan rentan mengalami kekerasan di ruang publik, khususnya saat sedang bepergian di malam hari.

"Oleh karena itu, Gojek mengambil bagian untuk menciptakan budaya aman di ruang publik agar setiap orang, termasuk perempuan merasa aman untuk bepergian dan berkarya,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (20/11).

Adapun dari pilar teknologi, Gojek memastikan keamanan pelanggan dan mitra driver perempuan saat menggunakan aplikasi, melalui serangkaian fitur yang diberi nama Gojek Shield.

Sponsored

Memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan, serta dioperasikan oleh tim keamanan digital kelas dunia, Gojek Shield berusaha memastikan keamanan dari sebelum memulai perjalanan, selama perjalanan dan pada saat darurat. 

Fitur tersebut diantaranya, verifikasi wajah mitra, penyamaran nomor telepon, baik pelanggan maupun mitra driver, fitur bagikan perjalanan, serta tombol darurat yang terhubung dengan customer care dan unit darurat yang siaga 24/7 dan mengadopsi perspektif korban.

Gojek juga melakukan serangkaian upaya di luar aplikasi, melalui pilar proteksi dan edukasi. Dua inisiatif utama sebagai perwujudan komitmen ini ditandai oleh peluncuran Zona Aman Bersama Gojek dan pelatihan active bystander dengan Hollaback! Jakarta, untuk para mitra GoRide dan GoCar.

Bystander merujuk pada saksi yang berada di sekitar tempat kejadian. Active bystander adalah saksi yang ikut turut membantu korban saat ada kejadian pelecehan atau terjadi kejahatan di tempat umum.

Berdasarkan evaluasi pelatihan active bystander, 99% dari peserta mitra driver mengatakan, pelatihan tersebut bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan mereka tentang kekerasan seksual dan cara untuk membantu korban.

Sementara itu, pemilihan pemenang dilakukan oleh panel juri independen yang terdiri dari berbagai pakar kesetaraan gender dalam bisnis, seperti Erna Witoelar (UN Special Ambassador for Millenium Development Goals in Asia Pacific 2003-2007), Anne Valko Celestino (Asian Development Bank), Josephine Satyono (Indonesia Global Compact Network), Maya Juwita (Indonesia Business Coalition for Women Empowerment), dan Sagita Adesywi (UNDP).

Gojek dipilih sebagai pemenang karena melalui inisiatif Perempuan #AmanBersamaGojek, Gojek menunjukkan langkah yang transformasional untuk memastikan keamanan dalam mobilitas dan akses ke ruang publik untuk perempuan, yang sangat penting untuk memastikan akses yang setara terhadap kesempatan ekonomi, pendidikan, dan layanan. 

Selain itu, Gojek dapat mengidentifikasi isu gender secara tepat dan membuat solusi yang menyeluruh, mulai dari visual, teknologi, sosialisasi, pelatihan, bantuan langsung, serta produk bisnis yang diadaptasikan untuk pengguna perempuan. 

"Gojek juga mempunyai metrik pengukuran dan dokumentasi untuk melaporkan kemajuan inisiatifnya. Inisiatif ini tentunya merupakan respon yang kreatif dan menyeluruh serta secara aktif mengajak pemain lain di industri untuk berinvestasi dan melakukan sesuatu untuk isu kesetaraan gender," katanya.

Menanggapi penghargaan yang diberikan untuk Gojek, Jamshed Kazi UN Women Representative for Indonesia and Liaison to ASEAN menantikan keberlanjutan fokus dan komitmen Gojek dalam memajukan kesetaraan gender di dalam dan luar organisasi agar dapat meningkatkan kepemimpinan perempuan, pemberdayaan ekonomi perempuan, serta pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan semua gender, yang merupakan kunci dari women empowerment principles.

Nila pun menambahkan, selain menciptakan budaya aman untuk perempuan di ruang publik, Gojek juga berkomitmen untuk terus mendukung wirausaha perempuan melalui teknologi yang inklusif.

Berbagai pelatihan kewirausahaan sejak 2018 telah merangkul ribuan pengusaha perempuan melalui kegiatan seperti, Gojek Wirausaha, Forum Pedagang Baik GoPay, Go-Nusantara, Komunitas Partner GoFood, Komunitas Laris Manis GoSend, dan Gojek Xcelerator. 

Menurut data Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (UI) 42% mitra UMKM GoFood adalah perempuan, di mana 27% nya merupakan ibu rumah tangga, sedangkan 76% social sellers GoSend dan 39% mitra UMKM GoPay adalah perempuan.

“Gojek merangkul pengusaha perempuan ke dalam ekosistem kami dengan memastikan bahwa teknologi kami bersifat inklusif ke semua orang, khususnya pengusaha perempuan yang mempunyai peran ganda atau berlapis di keluarga dan pekerjaan dan membutuhkan fleksibilitas dalam berusaha," ucap Nila.

Ajang penghargaan ini sendiri diselenggarakan oleh WeEmpowerAsia, program UN Women yang didanai dan bekerjasama dengan Uni Eropa. Penghargaan ini merupakan bagian dari perayaan 10 tahun Women Empowerment Principles dan berdirinya UN Women. 

Menjinakkan La Nina demi ketahanan pangan

Menjinakkan La Nina demi ketahanan pangan

Senin, 23 Nov 2020 16:42 WIB
Efek domino kekerasan perempuan berbasis online

Efek domino kekerasan perempuan berbasis online

Minggu, 22 Nov 2020 14:48 WIB
Berita Lainnya