sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

IPO, saham Pratama Widya dibuka naik 50%

PT Pratama Widya Tbk. (PTPW) 175,63 juta saham ke publik.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 07 Feb 2020 09:35 WIB
IPO, saham Pratama Widya dibuka naik 50%
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

PT Pratama Widya Tbk. (PTPW) resmi mencatat saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/2). Perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi ini menjadi perusahaan tercatat ke-9 tahun ini dan ke-675 di BEI. 

Emiten berkode saham PTPW ini melepas sebanyak-banyaknya 175,63 juta saham ke publik. Dalam initial public offering (IPO) ini, PTPW meraup dana segar Rp114,6 miliar dari harga penawaran Rp650 per saham.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, saham PTPW dibuka naik 50% ke harga Rp975 per saham. Saham PTPW diperdagangkan sebanyak enam kali, dengan volume 1.000 lot dengan nilai Rp97,5 juta. Pratama Widya menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. 

Direktur Utama Pratama Widya Andreas Widhatama mengatakan dana hasil IPO perseroan 47,15% akan digunakan untuk pembelian mesin baru, 27,66% akan digunakan untuk renovasi pembangunan kantor operasional, 17,77% untuk pembelian kantor dan tanah, 5% untuk pelunasan utang pokok perseroan dan sisanya 2,42% digunakan untuk membiayai kebutuhan modal kerja. 

"Untuk tahun ini kami menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp40 miliar untuk alat berat," kata Andreas di BEI, Jakarta, Jumat (7/2).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur PTPW Cyrilus Winatama Kurniawan mengatakan tahun ini perseroan menargetkan pendapatan hingga Rp300 miliar. Hingga 31 Juli 2019, pendapatan perseroan sebesar Rp108 miliar dan diperkirakan pada akhir 2019 mencapai Rp200 miliar. 

Sementara, target nilai kontrak yang ingin diraih perseroan sebesar Rp300 miliar. Hingga saat ini, lanjut Cyrilus, perseroan telah mendapatkan kontrak senilai Rp90 miliar. Sebagian besar di bidang infrastruktur. 

"Kontraknya bervariasi, ada di Pulau Jawa, Pulau Sumatra, Pulau Kalimantan, tersebar di Indonesia. Spesifiknya proyek jalan layang, dermaga, jembatan, bendungan, dan sebagainya," kata Cyrilus.

Sponsored

Sebagai informasi Pratama Widya memiliki kegiatan usaha bidang konstruksi, seperti pengerjaan penahan lembab dan air, dehumifikasi (pelembaban) bangunan, shaft sinking, pembengkokan baja, pemasangan batu dan batu bata, pemasangan dan pembongkaran tangga (scaffold dan platform). 

Selain itu, kegiatan usaha perseroan meliputi pemasangan cerobong asap dan oven untuk keperluan industri dan pekerjaan yang memerlukan keahlian memanjat dan penggunaan perlengkapan yang berkaitan. 

Berita Lainnya