sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Erick Thohir pecat Dirut Garuda Indonesia yang selundupkan Harley

Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atas kasus penyelundupan.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 05 Des 2019 16:25 WIB
Erick Thohir pecat Dirut Garuda Indonesia yang selundupkan Harley

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberhentikan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Ashkara. Erick memecat Dirut Garuda Indonesia karena terbukti menyelundupkan onderdil (spare part) motor Harley Davidson dan sepeda lipat Brompton di dalam kargo pesawat baru Airbus A330-900 milik Garuda Indonesia yang dikirim dari Toulouse, Prancis ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkarang. 

"Saya sebagai Kementerian BUMN akan memberhentikan Direktur Utama Garuda Indonensia. Tentu karena ini perusahaan publik akan ada prosedur lebih lanjut," kata Erick dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/12).

Erick menjelaskan kronologi penyelundupan spare part "motor gede" (moge) dan sepeda mahal tersebut. Menurut Erick, AA menginstruksikan kepada Manager Finance Garuda Indonesia untuk mencari motor Harley Davidson tahun 1970-an. Erick mengatakan ada transfer uang yang dilakukan AA ke Manager Finance Garuda Indonesia tersebut.

"Dari hasil audit, ada kesaksian, Harley Davidson diduga milik saudara AA," kata dia.

Erick melanjutkan skandal penyelundupan ini sungguh menyedihkan bagi Kementerian BUMN. Sebab, proses penyelundupan ini terjadi secara menyeluruh di sebuah BUMN. 

"Saya sangat sedih ketika kita ingin mengangkat citra BUMN, kalau oknum dalamnya tidak siap, ini yang terjadi. Maka dengan itu, saya menghentikan saudara Dirut Garuda (Ari Askhara)," tutur Erick.

Dalam kesempatan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Kemenkeu sudah melakukan pemeriksaan penyelundupan atas bagasi penumpang berupa koper. Kemenkeu menemukan barang-barang keperluan pribadi penumpang. Sedangkan, pemeriksaan terhadap 18 koli tersebut ditemukan 15 koli berisi spare part motor Harley Davidson bekas dengan kondisi terurai, dan 3 koli berisi 2 unit sepeda Brompton kondisi baru beserta aksesoris sepeda. 

Berdasarkan hasil penelusuran di pasaran, perkiraan nilai motor Harley Davidson tersebut berkisar antara Rp200 juta hingga Rp800 juta per unitnya. Untuk nilai dari sepeda Brompton berkisar antara Rp50juta sampai Rp60 juta per unitnya. 

Sponsored

"Sehingga perkiraan total kerugian negara karena tidak dibayarkannya bea berkisar antara Rp532 juta sampai Rp1,5 miliar," kata Sri Mulyani.

Pelanggaran aturan penerbangan

Dalam kesempatan lain, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan segera melakukan tindak lanjut atas informasi penyelundupan tersebut. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B. Pramesti mengatakan penyelundupan tersebut melanggar pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang penerbangan. 

Polana telah menginstruksikan untuk melakukan pendalaman atas informasi tersebut kepada Inspektur Penerbangan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I guna mendapatkan bukti adanya pelanggaran yang dilakukan oleh PT Garuda Indonesia.

Selanjutnya, Polana menjelaskan penerbangan ferry flight (dalam dan luar negeri), wajib memiliki persetujuan terbang atau flight approval (FA) serta tidak diperbolehkan untuk membawa kargo dan penumpang dengan tujuan komersial. 

Apabila terdapat kargo dan penumpang yang harus diangkut, merupakan bagian yang tidak terpisahkan guna mendukung operasional penerbangan ferry flight tersebut (sebagai contoh: awak pesawat tambahan atau extra crew, teknisi pesawat udara, inspektur penerbangan, komponen pesawat udara, dan tools and equipments). 

Berdasarkan hasil pendalaman tersebut, apabila PT Garuda Indonesia terbukti melakukan pelanggaran, Polana menegaskan, akan dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 78 Tahun 2017 tentang Pengenaan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Peraturan Perundang-Undangan di Bidang Penerbangan. 

“Kepada seluruh operator penerbangan ditegaskan untuk berkomitmen terhadap pemenuhan peraturan perundang-undangan agar tercipta penerbangan selamat, aman, dan nyaman”, ujar Polana.

Sebelumnya, pihak Garuda Indonesia telah membantah adanya kabar penyelundupan yang dilakukan oleh direksi. Menurut VP Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan, onderdil Harley Davidson itu dibawa oleh karyawan mereka.

Berita Lainnya