sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Laba bersih distributor iPhone, Erajaya Swasembada naik 172,55% kuartal I-2021

Penjualan bersih Erajaya Swasembada tercatat naik 38,97% menjadi Rp10,84 triliun pada kuartal I-2021.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 24 Mei 2021 10:22 WIB
Laba bersih distributor iPhone, Erajaya Swasembada naik 172,55% kuartal I-2021

Perusahaan ritel elektronik, PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA), mencatatkan peningkatan kinerja sepanjang kuartal I-2021. Penjualan bersih Erajaya Swasembada tercatat naik 38,97% menjadi Rp10,84 triliun pada kuartal I-2021, naik dari Rp7,8 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang terbit pada Senin (24/5) di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, peningkatan penjualan neto ini tercatat disumbangkan oleh penjualan telepon seluler dan tablet yang meningkat signifikan 47,89% menjadi Rp8,77 triliun, dari Rp5,93 triliun secara tahunan atau year-on-year (YoY)

Kemudian, penjualan komputer dan peralatan elektronik lainnya milik perseroan juga mengalami peningkatan 72,03%, dari Rp311 miliar di kuartal I-2020, menjadi Rp535 miliar di kuartal I-2021. Selain itu, pos penjualan aksesoris dan lainnya milik emiten berkode saham ERAA ini juga meningkat 47,58% menjadi Rp732 miliar, dari Rp496 miliar secara tahunan.

Sementara itu, pos penjualan produk operator perseroan tercatat mengalami penurunan 23,52% menjadi Rp803 miliar, dari Rp1,05 triliun secara tahunan.

Dengan hasil penjualan tersebut, laba bersih distributor produk Apple di Indonesia ini tercatat meningkat signifikan, dari Rp102 miliar pada kuartal I-2020, menjadi Rp278 miliar di kuartal I-2021, atau naik 172,55%.

Adapun sepanjang kuartal I-2021, perseroan membukukan total aset senilai Rp11,9 triliun, naik dari periode 31 Desember 2020 sebesar Rp11,2 triliun.

Rinciannya, total liabilitas perseroan naik menjadi Rp6 triliun per 31 Maret 2021, dari Rp5,5 triliun per 31 Desember 2020. Kemudian, total ekuitas perseroan juga tercatat naik menjadi Rp5,9 triliun per 31 Maret 2021, naik dari 31 Desember 2020 sebesar Rp5,6 triliun.

Dengan peningkatan performa fundamental perseroan ini, saham ERAA tercatat naik 1,69% ke level Rp600 per saham pada pukul 10.15, Senin (24/5). Saham ERAA tercatat memiliki kapitalisasi pasar senilai Rp9,57 triliun.

Sponsored
Berita Lainnya