sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Luhut: Baterai jadi harapan baru energi ramah lingkungan

Pengembangan teknologi baterai yang signifikan, akan menjadi harapan baru pengembangan energi penyimpanan daya listrik.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Rabu, 24 Feb 2021 13:05 WIB

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah tengah fokus mengembangkan sumber energi terbarukan dan ramah lingkungan untuk menggantikan peran energi fosil.

Salah satunya adalah dengan pengembangan energi baterai. Hal itu terlihat dari pembangunan pabrik baterai terbesar di dunia di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park, Sulawesi Tengah.

"Pengembangan teknologi baterai yang signifikan, tentunya akan menjadi harapan baru pengembangan energi penyimpanan daya listrik di masa yang akan datang," katanya dalam video conference, Rabu (24/2).

Dengan pengembangan berbagai sumber energi alternatif tersebut, Indonesia diharapkan dapat menjadi bangsa yang mandiri dan tidak lagi bergantung kepada impor bahan bakar yang menyumbang polusi dan menguras anggaran negara.

"Besar harapan ke depan Indonesia menjadi bangsa yang mandiri di bidang energi dan tidak bergantung sumber daya impor seperti BBM yang menyumbang polusi dan subsidi yang tidak sedikit," ujarnya.

Dengan hasil produksi dalam negeri yang menggunakan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), pengembangan teknologi terbaru di bidang energi akan membawa multiplayer effect yang tinggi terhadap industri nasional.

Untuk itu, Luhut berharap agar seluruh pihak konsisten dan terus berupaya untuk menjaga agar semua proyek yang berjalan saat ini dapat terus berlanjut sebagaimana mestinya, agar cita-cita menjadi bangsa mandiri dapat diwujudkan.

"Kemampuan teknologi akan membawa kita menjadi suatu bangsa yang mandiri dan tidak tergantung akan suplai produksi luar negeri. Besar harapan kami agar seluruh pihak konsisten dan saling mendukung pelaksanaan TKDN ini," ucapnya. 

Sponsored
Berita Lainnya