MD Pictures tetapkan harga IPO Rp210 per saham

Perseroan melepas total 19,45% saham baru dari modal ditempatkan dan disetor perseroan

MD Pictures tetapkan harga IPO  Rp210 per saham Masa penawaran awal berlangsung pada 11-17 Juli 2018 dan efektif pada 23 juli 2018./Eka Setiyaningsih

PT MD Pictures Tbk berencana melantai di bursa saham dalam waktu dekat. Calon emiten sektor rumah produksi (production house) ini akan melepas sebanyak-banyaknya 1.980.953.000 saham.

Perseroan menetapkan harga penawaran saham sebesar Rp210. Dalam aksi korporasi ini, perseroan akan meraup dana segar sebanyak-banyaknya Rp416 miliar.

"Bagi MD pictures ini merupakan sejarah. Ini merupakan mimpi dari 2002, akhirnya bisa direalisasikan pada 15 kemudian," ungkap Direktur Utama MD Picture, Manoj Punjabi di Jakarta, Jumat (13/7).

Bersamaan dengan proses penawaran umum saham perdana, manajemen MD Pictures juga menerbitkan saham baru dalam rangka pelaksanaan konversi Mandatory Convertible Bond (MCB) senilai Rp25 miliar.

Perseroan melepas total 19,45% saham baru dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Adapun, dari proses IPO, MD Pictures berpeluang mengantongi dana Rp416 miliar. Nilai tersebut lebih tinggi dari target perseroan sebelumnya yaitu Rp300 miliar.

"Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum ini, akan digunakan 100% untuk modal kerja perseroan yaitu membiayai penambahan produksi film, kontrak eksklusif dengan artis, pengembangan HAKI, dan pengembangan film animasi,” jelas Manoj.

Masa penawaran awal berlangsung pada 11-17 Juli 2018 dan efektif pada 23 juli 2018. Sementara masa penawaran umum diperkirakan dapat dilaksankan pada 25-31 Juli 2018.

"Kami berencana akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Agustus mendatang," ujar Manoj.

Meski keadaan pasar sedang fluktuatif, MD Pictures optimis dengan gelaran IPO ini menjadi perusahaan yang lebih berkembang. "Justru karena keadaan seperti itu, orang-orang kan stres jadi butuh hiburan. Salah satunya ya menonton film. Kami yakin dan percaya kepada market," ungkapnya.

Perseroan membukukan penjualan bersih sebesar Rp153,72 miliar pada 2017, meningkat 90,36% dibandingkan 2016 yang hanya sebesar Rp80,74 miliar. Perusahaan yang akan listing dengan kode saham FILM tersebut membukukan laba bersih sebesar Rp60,88 miliar pada 2017, meningkat 148,5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Adapun penjualan bersih perseroan per 28 Februari 2018 adalah sebesar Rp89,560 juta, naik sebesar Rp56,832 juta atau sebesar 173,65% bila dibandingkan dengan penjualan bersih pada 28 Februari 2017. Disebabkan adanya penjualan film dalam bentuk digital sebesar Rp35,319 juta dan kenaikan penjualan film melalui layar lebar yang didorong film Ayat-Ayat Cinta 2. Sementara itu, per 28 Februari 2018 total aset Perseroan tercatat Rp1,069 triliun.


Berita Terkait