sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Northstar akuisisi Bank Artos untuk jadi bank digital

The Northstar Group mengakusisi PT Bank Artos Indonesia Tbk. (ARTO).

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 30 Jan 2020 11:30 WIB
Northstar akuisisi Bank Artos untuk jadi bank digital
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 23165
Dirawat 15870
Meninggal 1418
Sembuh 5877

The Northstar Group berhasil mengakuisisi PT Bank Artos Indonesia Tbk. (ARTO) dan akan menjadikan ARTO sebagai bank digital. Co-Founder Northstar Patrick Walujo mengatakan Bank Artos akan diarahkan sebagai bank digital karena melihat perkembangan industri tersebut yang sangat pesat.

Patrick mencontohkan, saat ini banyak usaha kecil berbasis digital yang tak memiliki collateral asset yang bisa dijadikan jaminan ketika akan meminjam utang ke bank. 

"Bank tradisional lebih melihat collateral value. Kita mendesain Bank Artos bisa meminjamkan kredit ke usaha yang tak punya begitu banyak collateral asset," ujar Patrick dalam Indonesia Data and Economic Conference, di Jakarta, Kamis (30/1).

Namun demikian, Patrick mengatakan Bank Artos tidak akan menjadi bank yang secara ekslusif memberikan servis ke Gojek seperti informasi yang berkembang. 

Sponsored

"Kami tak akan secara ekslusif menjadi bank yang akan menservis Gojek. Enggak seperti itu," ujarnya.

Seperti diketahui, Jerry Ng melalui PT Metamorfosis Ekosistem Indonesia (MEI) dan Patrick Walujo melalui Wealth Track Technology Limited, mengambil alih sejumlah 51% saham Bank Artos atau setara 615 juta lembar saham dengan harga Rp395 per saham.

Saat ini, MEI menguasai 37,65% saham Bank Artos, sementara Wealth Track memiliki 13,35%. Selain menjadi investor di Bank Artos, Patrick juga menjadi investor di Gojek dan pernah mengakuisisi PT Bank Tabungan Pensiunan Negara Tbk. (BTPN). 

Berita Lainnya