sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

OJK: Sejumlah indikator tunjukan optimisme di pasar modal

Berbagai indikator pasar yang bergerak cukup positif, cukup memberikan optimisme terkait perkembangan Pasar Modal Indonesia di 2021.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Senin, 06 Sep 2021 16:24 WIB
OJK: Sejumlah indikator tunjukan optimisme di pasar modal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) cukup optimis melihat kondisi pasar modal Indonesia sepanjang 2021. Hal itu dapat dilihat dari berbagai indikator pasar modal yang bergerak cukup positif hingga tengah tahun berjalan.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen menjelaskan, untuk posisi indeks harga saham gabungan (IHSG), misalnya telah kembali menyentuh nilai tertingginya di angka 6.150,07 poin atau naik 2,86% (ytd) per 31 Agustus 2021.

"Berbagai indikator pasar yang bergerak cukup positif tersebut, cukup memberikan optimisme terkait perkembangan Pasar Modal Indonesia di 2021," katanya dalam Opening Public Expose Live 2021 (Pubex Live 2021) secara virtual, Senin (6/9).

Sementara itu, nilai market capitalization juga mengalami peningkatan sebesar 6,13%% (ytd) dari sebelumnya sebesar Rp6.968,94 triliun per 30 Desember 2020 menjadi sebesar Rp7.395,89 triliun di Agustus 2021.

Kemudian dari aset obligasi yang tercermin dalam Indonesia Composite Bond Index (ICBI), per tanggal 31 Agustus 2021, juga telah mengalami peningkatan sebesar 4,35% secara ytd dari sebelumnya tercatat sebesar 314,25 poin menjadi 327,93 poin.

Adapun dari sisi supply, OJK juga telah mengeluarkan surat pernyataan efektif atas pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum untuk 126 emisi, dengan total nilai hasil penawaran umum mencapai Rp255,45 triliun. 

Dari total 126 emisi tersebut, sebanyak 38 di antaranya adalah emiten baru. Penambahan jumlah emiten baru ini juga tercatat masih tertinggi di bursa ASEAN.

Selanjutnya, dari sisi demand, OJK juga melihat fenomena peningkatan jumlah investor di pasar modal yang terus bertumbuh secara signifikan. 

Sponsored

"Kami mencatat, jumlah SID mencapai 6,09 juta atau meningkat sebesar 56,95% secara ytd," ucapnya.

Peningkatan jumlah investor ini nyatanya didominasi oleh kaum milenial dan generasi Z yang berumur di bawah 30 tahun yang tercatat mencapai lebih dari 58,45% dari total Investor. 

Bahkan peningkatan jumlah investor ini turut diapresiasi oleh Presiden Joko Widodo dalam acara Pembukaan Perdagangan pada Peringatan 44 Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia tanggal 10 Agustus 2021.

 

Berita Lainnya
×
tekid