sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Menteri Basuki: Pembangunan bendungan tingkatkan ketahanan pangan

Pembangunan bendungan tidak hanya dilakukan untuk mempertahankan produksi pertanian, tetapi juga meningkatkan produksi pertanian.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 18 Nov 2020 12:33 WIB
Menteri Basuki: Pembangunan bendungan tingkatkan ketahanan pangan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 511.836
Dirawat 64.878
Meninggal 16.225
Sembuh 429.807

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan bendungan bisa meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia. Pembangunan bendungan tidak hanya dilakukan untuk mempertahankan produksi pertanian, tetapi juga meningkatkan produksi pertanian.

Basuki menjelaskan, ketersediaan air sangat rentan pada perubahan iklim saat ini. Karena siklus hidrologi, ketersediaan air tetap, tetapi kebutuhannya terus meningkat.

"Tugas kami menyediakan air pada lahan irigasi, agar waktu tanam tepat waktu dan air irigasi bisa diatur dan diukur," kata Basuki dalam Jakarta Food Security Summit 5, Rabu (18/11).

Dari data Kementerian PUPR, ada 9,1 juta hektare (ha) total luas daerah irigasi di Indonesia. Sebanyak 7,3 juta ha terdiri dari irigasi permukaan, irigasi air tanah, dan irigasi pompa. Sedangkan seluas 1,8 juta ha merupakan rawa dan tambak.

Dari total daerah irigasi tersebut, Basuki mencatat sampai 2014, hanya 11% atau 761.000 ha lahan irigasi yang disuplai oleh 230 bendungan. Pada 2019, dengan selesainya 16 bendungan, sebanyak 871.000 ha lahan irigasi atau 12% dari 7,3 juta lahan irigasi bisa disuplai bendungan.

Untuk diketahui, Kementerian PUPR ditugaskan untuk membangun 65 bendungan pada 2015-2019. Dari target tersebut, hingga 2019 PUPR telah melakukan konstruksi pada 61 bendungan dan 16 bendungan telah selesai sepenuhnya.

Adapun hingga 2023, pihaknya menargetkan menyelesaikan pembangunan 45 bendungan lagi. Dengan selesainya seluruh pembangunan bendungan tersebut, maka diperkirakan pada 2024, bendungan tersebut akan meningkatkan suplai air ke 1,169 juta ha lahan irigasi atau 16% dari total lahan irigasi.

"Jaringan irigasi kalau airnya disuplai bendungan, bisa diatur, bisa diukur dan bisa meningkatkan indeks pertanaman daerah irigasi," ujarnya. 

Sponsored
Berita Lainnya