sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pemerintah siapkan dana tanggap darurat bencana Rp5 triliun

Besaran dana tanggap darurat bencana alam dalam APBN 2020 sama dengan 2019.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 26 Sep 2019 18:45 WIB
Pemerintah siapkan dana tanggap darurat bencana Rp5 triliun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 125396
Dirawat 38721
Meninggal 5723
Sembuh 80952

Pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp5 triliun untuk tanggap darurat bencana alam yang terjadi di Indonesia dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menyampaikan dana yang disiapkan untuk tanggap darurat bencana tersebut besarannya sama dengan dana tanggap bencana untuk tahun 2019.

"Kita sudah support untuk 2019 untuk mitigasi bencana. Apa yang kita sudah mulai di tahun 2019 kita lanjutkan ke tahun 2020," katanya di Kementerian Keuangan, Kamis (26/9). 

Askolani menjelaskan dana untuk mitigasi bencana tersebut akan dikucurkan ke Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Badan Informasi Geospasial (BIG).

"Tiga lembaga itu yang akan menjadi leader dari penanggulangan bencana yang ada di tanah air," ujarnya.

Dana ini, lanjutnya, tidak hanya untuk tanggap darurat bencana namun juga untuk mitigasi dan perbaikan serta rekonstruksi pasca bencana.

Askolani juga menuturkan, dana sebesar Rp5 triliun tersebut juga akan dialokasikan untuk melakukan rekonstruksi pascabencana gempa bumi yang terjadi di Palu (Sulawesi Tengah) dan Lombok Utara (Nusa Tenggara Barat). 

"Dana tersebut juga untuk rekonstruksi Palu dan NTB khususnya Palu. Melanjutkan dari tahun 2019," tuturnya.

Sponsored

Askolani pun menambahkan, dana tersebut juga akan digunakan untuk menanggulangi kebakaran hutan seperti yang terjadi di tahun 2019 ini di Kalimantan dan Sumatera.

"Untuk dana bencana di 2019 insyaallah kita bisa mencukupi. Tahun ini beda dari tahun-tahun sebelumnya karena ada kebakaran hutan. Itu pun kita dukung dengan dana bantuan bencana. Tahun depan juga," jelasnya.

Berita Lainnya