sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Penjualan konsolidasi Indofood tumbuh 5,3%

Penjualan neto konsolidasi perseroan tumbuh 5,3% menjadi Rp70,19 triliun dari Rp66,66 triliun pada tahun sebelumnya.

Hermansah
Hermansah Selasa, 20 Mar 2018 14:14 WIB
Penjualan konsolidasi Indofood tumbuh 5,3%
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 275213
Dirawat 61813
Meninggal 10386
Sembuh 203014

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mengumumkan kinerja keuangan untuk periode satu tahun yang berakhir pada 31 Desember 2017. Penjualan neto konsolidasi tumbuh 5,3% menjadi Rp70,19 triliun dari Rp66,66 triliun pada tahun sebelumnya.

Kelompok usaha strategis produk konsumen bermerek, bogasari, agribisnis dan distribusi masing-masing memberikan kontribusi sekitar 50%,22%,20% dan 8% terhadap penjualan neto konsolidasi.

Laba usaha naik 5,6% menjadi Rp8,75 triliun dari Rp8,29 triliun. sedangkan marjin laba usaha relatif stabil dikisaran 12,5%. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 0,6% menjadi Rp4,17 triliun dan marjin laba bersih turun menjadi 5,9% dari 6,2%.

Terutama disebabkan oleh tidak adanya laba tahun berjalan dari operasi yang dihentikan. Dengan tidak memperhitungkan akun non-recurring dan selisih kurs, core profit yang mencerminkan kinerja operasional naik 7,7% menjadi Rp4,30 triliun dari Rp3,99 triliun.

Sponsored

Direktur Utama dan Chief Officer Indofood, Anthoni Salim, mengatakan, tahun lalu penuh tantangan bagi industri FMCG karena melemahnya tingkat permintaan. Di tengah kondisi ekonomi makro yang stabil.

Namun demikian, perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional. "Kami berharap perekonomian dalam negeri di 2018 akan lebih baik. Kami akan terus mengembangkan diri secara dinamis guna menghadapi tantangan ke depannya," kata dia dalam keterangan tertulisnya. 

Berita Lainnya
×
img