close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi. Foto Pixabay.
icon caption
Ilustrasi. Foto Pixabay.
Bisnis
Rabu, 23 Maret 2022 13:45

Musim hujan, PLN beri tips agar tak tersengat listrik saat banjir

PT PLN mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat musim hujan dan terjadi genangan.
swipe

PT PLN (Persero) mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat musim hujan dan terjadi genangan. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari sengatan listrik.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Doddy B. Pangaribuan memberikan beberapa tips jika terjadi genangan. Menurutnya jika air sudah mulai masuk rumah, segera matikan listrik dari kWh meter. Untuk menghindari tersengat listrik karena air merupakan konduktor listrik.

Kemudian mencabut seluruh peralatan listrik yang masih menancap dan naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman. Masyarakat juga bisa meminta ke PLN untuk memadamkan gardu melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center 123, atau datang langsung ke kantor wilayah terdekat.

"Keselamatan jiwa manusia adalah hal yang paling utama. Oleh karena itu saat hujan lebat dan mengakibatkan banjir, maka listrik terpaksa dipadamkan sementara," paparnya dalam keterangan resminya, Rabu (23/3).

Dia menjelaskan jika air merupakan salah satu  konduktor listrik yang bisa mengalirkan aliran listrik ke tubuh manusia. Sehingga PLN melakukan pemadaman pada rumah warga, aset PLN saat kebanjiran.

Selanjutnya saat banjir sudah mulai surut masyarakat bisa membersihkan rumah, peralatan elektronik, termasuk instalasi listrik sampai kering. Menurutnya penormalan baru dilakukan PLN jika instalasi listrik PLN maupun warga sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik kembali.

Penyalaan listrik kembali pascabanjir akan dilakukan dengan didahului oleh penandatanganan berita acara disaksikan oleh Ketua RT/RW atau tokoh masyarakat setempat.

"Kami juga mengimbau apabila datang hujan, jangan berteduh di dekat instalasi kelistrikan seperti tiang listrik, gardu listrik, maupun tiang lampu penerangan jalan untuk menghindari bahaya," jelasnya.

PLN juga mengimbau agar masyarakat menggunakan alat pengamanan diri seperti sepatu boots yang kedap air apabila melewati genangan air untuk menghindari risiko terkena pecahan kaca, paku, bakteri, maupun arus listrik bocor.

Doddy menjelaskan, arus listrik bocor bisa saja terjadi karena gesekan kabel listrik dengan kabel lain yang dipasang tidak sesuai aturan atau bahkan tidak memiliki izin di tiang PLN. Menurutnya kabel dan tiang yang berada di sepanjang jalan adalah utilitas PLN. Berbagai provider telekomunikasi, telematika dan penerangan jalan juga membentangkan kabel serta membutuhkan tiang dalam pengoperasiannya.

"Masyarakat yang mengambil listrik ilegal langsung dari tiang juga sangat berbahaya karena kabelnya tidak standar dan sangat berpotensi menimbulkan arus bocor. Kabel ilegal yang bocor tadi bisa saja nempel di tiang sehingga tiangnya bertegangan listrik dan kalau banjir itu air di sekitarnya bisa ada aliran listriknya, sangat berbahaya," tegasnya.

img
Anisatul Umah
Reporter
img
Satriani Ari Wulan
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan