sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Salurkan kredit mikro secara digital, Bank Mandiri gandeng Telkomsel

Hingga Juni 2020, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit mikro sebesar Rp116,3 triliun.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 08 Sep 2020 18:30 WIB
Salurkan kredit mikro secara digital, Bank Mandiri gandeng Telkomsel
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 385.980
Dirawat 63.556
Meninggal 13.205
Sembuh 309.219

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menggandeng Telkomsel dan Finarya untuk menyalurkan fasilitas kredit mikro produktif bagi mitra Telkomsel terpilih melalui aplikasi digital Digipos.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan melalui kerja sama ini, pembiayaan kredit Bank Mandiri akan disalurkan secara non-tunai melalui aplikasi LinkAja, kepada mitra Telkomsel yang telah mengajukan permohonan pada aplikasi Digipos. Kepastian pinjaman dapat diperoleh dalam waktu kurang dari 24 jam dan keseluruhan proses dilakukan secara digital tanpa tatap muka.

Pinjaman ini nantinya akan dapat diakses oleh lebih dari 500.000 mitra eksisting Telkomsel, sebagai tambahan modal usaha untuk membeli stok pulsa dan paket data Telkomsel.

Menurut Hery, kerja sama ini merupakan bentuk kolaborasi antar BUMN, dalam pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat peran UMKM sebagai penggerak ekonomi nasional.

“Kerja sama ini mendukung upaya Bank Mandiri untuk memperluas jangkauan kepada pelaku UMKM dengan metode yang non-konvensional, yaitu melalui skema digital lending. Skema ini cocok untuk diterapkan di kala pandemi karena seluruh prosesnya digital, sehingga minim sekali kontak fisik,” kata Hery dalam keterangan resminya, Selasa (8/9).

Inisiatif ini diyakini akan semakin memperluas keterlibatan perseroan dalam pengembangan digital lending, yang sebelumnya telah terjalin dengan dua marketplace yaitu Shopee dan Bukalapak, serta beberapa teknologi finansial (tekfin) seperti Amartha, Crowde, Akseleran, Investree, dan Koinworks.

Dia juga memastikan proses penyaluran kredit secara digital ini akan memenuhi prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik (GCG). Kemudian, untuk memastikan kualitas penyaluran kredit yang baik, dilakukan juga kolaborasi data dari ketiga perseroan untuk membentuk alternatif scoring yang dipakai untuk menilai kelayakan kredit dari mitra Telkomsel.

Kerja sama ini, lanjut Hery, juga bentuk komitmen Bank Mandiri untuk berpartisipasi dalam inisiatif Open Banking. Dengan penerapan teknologi berbasis Application Programming Interface (API), integrasi dengan mitra bank berlogo pita emas ini dapat dilakukan dengan mudah. Dalam waktu dekat, lanjutnya, Bank Mandiri akan membuka akses ke lebih banyak lagi layanan perbankan melalui API.

Sponsored

“Langkah ini sejalan dengan keinginan kami untuk menjadi mitra finansial pilihan utama bagi masyarakat Indonesia. Ke depannya mitra Bank Mandiri bisa akses layanan handal kami melalui API," tuturnya.

Adapun kerja sama dengan Telkomsel dan Finarya ini, tambahnya, juga sejalan dengan strategi digital perseroan dalam peningkatan pembiayaan segmen mikro di masa pandemi. Tercatat hingga Juni 2020, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit mikro sebesar Rp116,3 triliun. Nilai tersebut tumbuh 5,37% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Berita Lainnya