sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Salurkan KUR, Kemenkop minta Bank DKI profesional

Bank DKI bakal menyalurkan KUR bagi pelaku UMKM dengan total plafon Rp1 triliun pada 2022.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Selasa, 08 Feb 2022 06:46 WIB
Salurkan KUR, Kemenkop minta Bank DKI profesional

Bank DKI diminta mempercepat penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pangkalnya, kelompok ini banyak kekurangan modal karena tergerus kebutuhan konsumsi imbas pandemi Covid-19.

"Dengan dukungan modal usaha yang murah, pelaku UMKM akan kembali terdorong semangatnya untuk kembali berusaha," ucap Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi (Kemenkop) UKM, Eddy Satriya, dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/2).

Di sisi lain, dirinya mengapresiasi keseriusan Bank DKI mendorong pengembangan usaha UMKM dengan menyalurkan KUR. Bank milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta ini bakal menyalurkan KUR sebesar Rp1 triliun pada 2022 sebesar Rp1 triliun.

"Kami apresiasi kerja keras manajemen Bank DKI yang sudah mengoordinasikan dan memperbaiki infrastruktur IT dan sudah mampu memenuhi regulasi sehingga compliance (kepatuhan) terhadap aturan tata laksana penyaluran KUR," tuturnya.

Bank DKI dapat menyalurkan KUR hingga Rp1 triliun pada tahun ini menyusul ditekennya perjanjian kerja sama pembiayaan subsidi bunga/margin KUR bersama Kemenkop UKM.

Sebagai informasi, Kemenkop UKM menaikkan pagu KUR menjadi Rp373,17 triliun pada 2022. Tahun sebelumnya hanya Rp285 triliun.

Pemerintah pusat memberikan tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3% dari Januari-Juni 2022. Dengan demikian, suku bunga KUR menjadi 3%.

Eddy berharap, KUR dapat disalurkan secara profesional dan mengedepankan aspek kehati-hatian. Pangkalnya, subsidi KUR yang dibayarkan pemerintah berasal dari APBN sehingga mesti dipertanggungjawabkan pemakaiannya.

Sponsored

"Kami berharap Bank DKI dapat memaksimalkan distribusi KUR ini kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Jangan karena sanak saudara atau teman, kemudian kita prioritaskan. Kita harus utamakan profesionalisme," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Kredit UMK dan Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi, mengklaim, pihaknya bakal menyalurkan KUR sesuai ketentuan. Perusahaan disebutnya sudah melakukan penilaian dan pemetaan siapa saja calon debitur.

Menurutnya, UMKM di Perumda Pasar Jaya dan sekitarnya berpotensi mendapatkan dukungan akses KUR. Terdapat sekitar 108.000 pedagang yang berjualan di pasar-pasar tradisional milik Pasar Jaya.

"Kita sudah lakukan pemetaan mana yang bayar iuran lancar, mana yang lancar bayar listrik dan air. Mereka itu yang akan kita target. Ada juga nasabah di lingkungan Pasar Jaya yang sudah kami petakan potensinya," bebernya.

Bank DKI pun bakal menyasar UMKM yang menjadi vendor kebutuhan barang/jasa bagi 38 rumah sakit umum daerah (RSUD) atau 400 puskesmas se-Jakarta.

Berita Lainnya
×
tekid