sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Singaraja Putra bentuk anak usaha baru usai IPO

PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) melepas sebanyak 450 juta lembar saham ke publik.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 08 Nov 2019 12:30 WIB
Singaraja Putra bentuk anak usaha baru usai IPO

PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (8/11). Singaraja Putra menjadi emiten tercatat ke-43 di BEI pada tahun ini.

Direktur Utama Singaraja Putra Erick T. Tjandra mengatakan perseroan melepas sebanyak 450 juta lembar saham ke publik. Singaraja Putra merupakan emiten yang bergerak di bidang hospitality dan memiliki entitas bisnis yang bergerak di bidang pengolahan kayu yang berorientasi ekspor khusunya ke Eropa dan Amerika melalui PT Interkayu Nusantara.

"Per Mei 2019, PT Interkayu Nusantara memberi kontribusi lebih 90% dari total pendapatan secara konsolidasi sebesar Rp109,6 miliar," ujar Erick di BEI, Jakarta, Jumat (8/11).

Pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (8/11), saham emiten berkode SINI ini dibuka naik dari harga penawaran Rp108 per lembar saham, sebesar 69,44% sebanyak 75 poin ke level Rp183 per lembar saham. Saham ini ditransaksikan dengan volume sebanyak 400 lot dengan harga Rp7,5 juta.

Erick mengatakan dana hasil IPO yang ditargetkan sebesar Rp18,9 miliar seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja yang meliputi renovasi dan pengadaan furnitur, peralatan elektronik, dan desain interior untuk tambahan kamar hasil kerja sama dalam pengelolaan penginapan. Selain itu, sisanya untuk modal kerja dalam rangka pendirian anak usaha yang baru.

"Rencana pendirian anak usaha baru berbasis digital, kita masih penjajakan saat ini. Tahun depan akan didirikan dan beroperasi di tahun 2022," kata Erick.

Nantinya, bisnis digital ini akan digunakan untuk membantu unit-unit pemasaran kamar-kamar penginapan yang dimiliki perseroan di kawasan Ciakrang, Jawa Barat dan Singaraja, Bali. Tak tertutup kemungkinan, kata Erick, perseroan akan bekerja sama dengan pemilik properti lain dalam pengembangan bisnis digital ini.

Untuk tahun 2019, Singaraja Putra menargetkan pendapatan hingga Rp246 miliar. Hingga kuartal III-2019, pendapatan Singaraja Putra telah mencapai 76% dari proyeksi yang ditetapkan perseroan. Sementara untuk laba bersih, per Mer 2019, perseroan mencatatkan perolehan laba bersih hingga Rp2,3 miliar, dari target akhir tahun sebesar Rp4 miliar.

Sponsored

"Sementara untuk tahun depan, kami menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 10%," ujar Erick. 
 

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Gelora dan politik kanibal pemecah PKS

Rabu, 20 Nov 2019 19:35 WIB
Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Sepak terjang militer di pucuk pimpinan PSSI

Selasa, 19 Nov 2019 21:07 WIB