sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Tiket pesawat diskon 50%, tapi cuma 4 jam

Pemerintah memastikan harga tiket maskapai penerbangan berbiaya murah (low cost carrier/LCC) diskon 50% secara terbatas.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Selasa, 02 Jul 2019 01:25 WIB
Tiket pesawat diskon 50%, tapi cuma 4 jam

Pemerintah memastikan harga tiket maskapai penerbangan berbiaya murah (low cost carrier/LCC) diskon 50% secara terbatas.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan penurunan harga tiket pesawat akan berlaku untuk rute domestik khusus LCC pada waktu tertentu. Potongan harga akan berlaku tiga hari setiap pekan.

"Penerbangan untuk LCC domestik (diskon 50%) pada setiap Selasa, Kamis dan Sabtu, antara pukul 10.00-14.00 WIB di masing-masing bandara," ujarnya dalam konferensi pers usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (1/7) malam.

Jika dihitung, potongan harga hanya berlaku empat jam setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Sehingga, dalam sepekan hanya 12 jam saja diberlakukan diskon 50%.

Dia menjelaskan, pada praktiknya nanti maskapai LCC bakal mengalokasikan kapasitas tempat duduk berdiskon 50% dari tarif batas atas. Sehingga, tiket berkorting 50% hanya berlaku jam tertentu, hari tertentu, dan kursi tertentu.

"Intinya adalah pemerintah beserta seluruh stakeholder terkait tetap berkomitmen ingin menyediakan penerbangan murah bagi masyarakat," kata dia.

Formula penurunan tiket terbatas ini, kata dia, dilakukan lantaran belum ada skema yang pas bagi maskapai dalam menyediakan tiket murah.

Pemerintah bakal kembali membahas ihwal tiket pesawat bersama pemangku kebijakan seperti PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., PT Lion Mentari Airlines, dan PT Pertamina (Persero).

Sponsored

"Kami akan ketemu kembali bersama beberapa stakeholder dalam satu-dua hari ke depan. Besok sore juga kami akan bahas teknisnya. Kami akan hitung, flight-nya secara spesifik dan akan kami umumkan, Insha Allah hari Kamis," ujarnya.

Meski demikian, Susiwijono menyadari bahwa keputusan ini tidaklah mudah. Terlebih bagi pelaku bisnis seperti maskapai, pengelola bandara, dan tentu saja Pertamina. Namun, hal tersebut akan tetap dilakukan sebagai komitmen bersama untuk memudahkan masyarakat. 

"Kami berkomitmen untuk tetap menyediakan penerbangan yang murah bagi masyarakat, (solusi) di tengah-tengah," kata dia.

Rapat koordinasi penurunan harga tiket pesawat digelar di Kemenko Perekonomian. Hadir dalam rakor antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo, perwakilan Garuda Indonesia, AP 1, AP II, Pertamina dan Lion Air Group.