close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah bersama Direktur CV Sinergi Medika Indonesia Dani Ferdian saat peluncuran Program Revitalisasi Posyandu di Batangtoru. Foto: Dokumentasi PTAR
icon caption
Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah bersama Direktur CV Sinergi Medika Indonesia Dani Ferdian saat peluncuran Program Revitalisasi Posyandu di Batangtoru. Foto: Dokumentasi PTAR
Daerah
Senin, 08 Agustus 2022 13:18

Tingkatkan akses pelayanan kesehatan anak di Tapanuli, PT Agincourt Resources revitalisasi Posyandu

Rencananya, program tersebut akan menyasar tujuh Posyandu di Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
swipe

Pengelola Tambang Emas Martabe, PT Agincourt Resources (PTAR) meningkatkan akses pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah sekitar pertambangan dengan menginisiasi program revitalisasi Posyandu.

General Manager Operations PTAR, Rahmat Lubis mengatakan, program ini sebagai bentuk perhatian perusahannya terhadap upaya penurunan angka kematian anak dan stunting, atau gagal tumbuh pada bayi. Rencananya, program tersebut akan menyasar tujuh Posyandu di Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Cukup banyak program telah dilakukan PTAR untuk meningkatkan akses pelayanan dan kualitas kesehatan di masyarakat, salah satunya Program Revitalisasi Posyandu ini,” kata Lubis dalam rilis yang diterima Alinea.id, Minggu (7/8).

Lubis mengatakan, PTAR juga telah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Daerah Tapanuli Selatan dan tenaga ahli CV Sinergi Medika Indonesia untuk melaksanakan program revitalisasi.  Program berdurasi 6 bulan ini menyasar tujuh Posyandu, yakni lima di Kecamatan Batangtoru tersebar di Desa Napa, Desa Hapesong Lama, Kelurahan Aek Pining, Kelurahan Wek II, dan Desa Telo. Dua Posyandu lainnya di Desa Bandar Hapinis dan Desa Terapung Raya di Kecamatan Muara Batangtoru.

Senior Manager Community PTAR, Christine Pepah menjelaskan, selain menjadikan layanan Posyandu lebih optimal, Program Revitalisasi Posyandu juga memberdayakan kader kesehatan dalam hal peningkatan pengetahuan dan soft skill. Kader diharapkan terampil melakukan screening kesehatan dan penyuluhan, mampu menggunakan aplikasi iPosyandu, serta menyusun rencana tindak lanjut.

"Program Revitalisasi Posyandu ini diharapkan berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di tujuh desa target seperti membaiknya status gizi serta kesehatan ibu dan anak serta meningkatnya strata posyandu," katanya.

Lebih lanjut Christine menjelaskan, revitalisasi Posyandu juga diarahkan untuk menyokong perluasan target layanan di Posyandu. Diharapkan, layanan Posyandu tidak terbatas pada ibu dan bayi, tetapi dapat melayani kelompok keluarga lainnya seperti remaja, lansia dan pelayanan Posbindu.

Sementara itu, Lurah Aek Pining, Hendra Sakti Siregar, mengapresiasi Program Revitalisasi Posyandu yang dilaksanakan di tujuh desa, termasuk Kelurahan Aek Pining.

“Program ini berpengaruh besar ke para kader kesehatan. Saat program ini mulai dijalankan dan kader mendapat edukasi kesehatan, para kader langsung bergerak mendata balita hingga lansia. Efeknya, pendataan kesehatan masyarakat lebih lengkap dibandingkan dulu,” tutur Hendra.

Sebagai informasi, dalam rangkaian Program Revitalisasi Posyandu, pada 4 Agustus 2022 para kader kesehatan mendapat pengetahuan penanggulangan diare dan pencegahan stunting melalui webinar bertema "Mengenal Masalah Kesehatan dan Pelayanan Kesehatan Anak di Posyandu" yang dibawakan dokter spesialis anak, Fitria Mahrunnis.

Komitmen PTAR dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan di tahun 2022 juga ditunjukkan dengan peluncuran Program Menuju Tapanuli Selatan Bebas Tuberkulosis (ENTAS-TB) untuk menekan insiden penyakit menular tuberkulosis di Tapanuli Selatan.

img
Muhammad Wahid Aziz
Reporter
img
Muhammad Wahid Aziz
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan