logo alinea.id logo alinea.id

Mahathir sopiri Jokowi untuk makan siang dan salat Jumat

Lawatan Presiden Jokowi ke Malaysia merupakan kunjungan balasan setelah PM Mahathir berkunjung ke Indonesia pada Juni 2018.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 09 Agst 2019 16:04 WIB
Mahathir sopiri Jokowi untuk makan siang dan salat Jumat

Menggunakan mobil nasional Malaysia, Proton Persona, warna merah berpelat B 2367 A, Perdana Menteri Mahathir Mohamad menyopiri Presiden RI Joko Widodo menuju kediamannya di Seri Perdana untuk santap siang bersama.

Santap siang itu dilakukan usai pertemuan bilateral Indonesia-Malaysia di Perdana Putra Building, Putrajaya, Jumat (9/8). Demikian seperti dikutip dari keterangan tertulis di setkab.go.id.

Diiringi sejumlah mobil dan motor pengawal, kendaraan yang ditumpangi kedua pemimpin itu dilaporkan melaju perlahan hingga tiba di Seri Perdana.

Setelah santap siang bersama, PM Mahathir kembali menyopiri Presiden Jokowi. Kali ini mereka menuju ke Masjid Putra untuk melaksanakan salat Jumat bersama.

Salat jumat dipimpin oleh Imam besar Masjid Putra, Lukman Mohd Hosni.

Sebelumnya pada Kamis (8/8), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy menyatakan pertemuan bilateral antara Jokowi dan Mahathir akan membahas isu pendidikan bagi anak-anak TKI yang bekerja di Malaysia.

"Isu yang sekarang sedang kita usahakan untuk diselesaikan dalam pembicaraan yaitu berdirinya Community Learning Center (CLC) di wilayah Semenanjung yang hingga kini belum bisa direalisasi," ujar Muhadjir dalam pengarahan media di Hotel Hyatt, Kuala Lumpur, pada Kamis malam.

Muhadjir mengutip pernyataan PM Mahathir saat berkunjung ke Jakarta pada 2018 yang menyatakan bahwa penting memenuhi hak-hak dasar anak-anak TKI, yaitu pendidikan.

Sponsored

Menurut mendikbud, CLC di wilayah Sabah dan Sarawak sudah beroperasi namun masih perlu peningkatan kualitas dan kapasitas daya tampung.

"Indonesia dan Malaysia sudah bertemu beberapa kali untuk membicarakan persoalan ini, termasuk di sidang SEAMEO di Kuala Lumpur beberapa bulan lalu. Saya dan Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee Malik pun telah mendiskusikannya," ungkap dia. "Mudah-mudahan dengan kehadiran Presiden Jokowi hal ini segera terealisasi."

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menambahkan bahwa jumlah CLC yang berada di Sabah dan Sarawak mencapai 249 yang menampung sekitar 16.191 siswa.

Selain Mendikbud Muhadjir dan Menlu Retno, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko turut mendampingi lawatan Presiden Jokowi ke Negeri Jiran.

Usai melaksanakan salat Jumat, Presiden Jokowi keluar masjid dan langsung menuju Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur untuk melanjutkan kunjungannya ke Singapura.