sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Paus Fransiskus soal aborsi: anak-anak harus diterima

Aborsi setelah uji prakelahiran yang menemukan adanya cacat lahir disebut Paus Fransiskus sebagai pemurnian ras Nazi.

Mona Tobing
Mona Tobing Kamis, 21 Jun 2018 17:58 WIB
Paus Fransiskus soal aborsi: anak-anak harus diterima

Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus menyebut pengguguran kandungan setelah uji prakelahiran menemukan kemungkinan cacat lahir sebagai versi upaya Nazi untuk menciptakan ras murni dengan menghilangkan yang terlemah. Paus Fransiskus membuat perbandingan itu dalam pidato panjang bagi anggota konfederasi perhimpunan keluarga Italia pada akhir pekan lalu.

"Anak-anak harus diterima saat mereka lahir, seperti Tuhan mengirim mereka, seperti yang Tuhan izinkan, bahkan jika pada waktu mereka sakit," terang Paus seperti dikutip dari Antara

Fransiskus kemudian berbicara tentang uji prakelahiran untuk menentukan terkait janin memiliki penyakit atau kelainan bentuk. Proposal pertama, dalam hal ini adalah haruskah kita menyingkirkannya? Pembunuhan anak-anak demi memiliki kehidupan lebih tenang, apakah orang tidak bersalah harus hilang?

"Saya mengatakannya dengan rasa sakit. Pada satu abad terakhir seluruh dunia tersinggung oleh yang dilakukan Nazi untuk mengejar kemurnian ras. Pada hari ini, kita melakukan hal sama, dengan sarung tangan putih," katanya.

Sponsored

Seperti diketahui, di bawah program eugenika Nazi, ratusan ribu orang secara paksa disterilkan dan puluhan ribu dibunuh dalam upaya membersihkan rantai keturunan mereka yang cacat fisik atau kognitif.