sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pilpres AS 2020: The New York Times dukung Klobuchar dan Warren

The Times menggambarkan Warren sebagai seorang yang "radikal" dan Klobuchar sebagai pilihan yang "realis".

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Senin, 20 Jan 2020 15:08 WIB
Pilpres AS 2020: The New York Times dukung Klobuchar dan Warren

The New York Times pada Minggu (20/1), menyatakan dukungannya bagi Senator Amy Klobuchar (59) dan Elizabeth Warren (70) sebagai kandidat calon Presiden Amerika Serikat dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat. 

Sikap surat kabar berhaluan liberal itu diumumkan sebelum kaukus Iowa pada 3 Februari yang secara resmi memulai musim pilpres.

The Times menggambarkan Warren sebagai pilihan yang "radikal" dan Klobuchar sebagai pilihan yang "realis".

"Sebuah perdebatan penting tengah berlangsung antara dua visi yang dapat menentukan masa depan partai dan mungkin bangsa," tulis dewan editorial The Times.

"Beberapa orang di partai memandang Presiden Trump aberasi dan meyakini bahwa kembalinya AS yang lebih masuk akal adalah mungkin. Lalu ada orang-orang yang percaya bahwa Trump adalah produk dari sistem politik dan ekonomi yang begitu busuk sehingga itu harus diganti."

The Times menyatakan, "Baik model radikal dan realis memerlukan pertimbangan serius. Itu sebabnya kami mendukung kandidat yang paling efektif bagi setiap pendekatan. Mereka adalah Elizabeth Warren dan Amy Klobuchar."

Warren disebut secara konsisten menempati posisi ketiga, setelah mantan Wapres Joe Biden dan Senator Vermont Bernie Sanders.

The Times memuji Warren sebagai pembawa standar baru di kalangan kiri Demokrat, memuji rencananya untuk melakukan reformasi struktural dan sosial.

Sponsored

"Jalan Nyonya Warren menuju pencalonan itu menantang, tetapi tidak sulit membayangkannya," sebut The Times.

Untuk Klobuchar, yang lebih moderat, The Times mengatakan bahwa masa jabatannya yang panjang di Senat dan kredensial bipartisan akan menjadikannya seorang "deal maker" dan pemersatu bagi seluruh sayap partai atau mungking juga negara.

"Semoga wanita terbaik yang menang," kata The Times.

Untuk pertama kalinya, The Times merinci proses pengambilan keputusannya di acara televisi "The Weekly", di mana mereka menampilkan wawancara dewan editorial dengan sembilan kandidat capres dari Partai Demokrat. (AFP)

Berita Lainnya