sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Berbisnis tanaman hias via marketplace

Di masa pandemi penjualan tanaman hias melalui marketplace mengalami lonjakan omzet.

Syah Deva Ammurabi
Syah Deva Ammurabi Kamis, 01 Okt 2020 22:41 WIB
Berbisnis tanaman hias via marketplace
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 406.945
Dirawat 58.868
Meninggal 13.782
Sembuh 334.295

Semula, Patricia Aristo (31) membuka toko daringnya bernama Shop With Sky untuk menjual barang-barang bekas (second hand stuff). Namun, di sela hobinya bercocok tanam, Patricia akhirnya iseng menjual tanaman Monstera yang dipeliharanya pada 2016. Tanaman itu dijajakannya di toko daring Shop with Sky melalui platform marketplace Tokopedia.

Kala itu, ialah satu-satunya orang yang menjual tanaman asal Amerika Selatan tersebut di Tokopedia. Sayang, tanaman tersebut tak kunjung diminati oleh para pembelinya.

“Sampai 11 Agustus 2016, tiba-tiba ada satu yang beli. Monstera-nya aku sayang banget, tapi aku relain. Bagaimana sih rasanya pelihara setahun, terus tiba-tiba dijual? Tapi, aku terlanjur posting di Tokopedia waktu itu. Aku relain saja. Pembeli itu lalu posting di Instagram dan ternyata banyak influencer mau beli,” terang kepada Alinea.id.

Sejak itu, bisnis tanaman hias ibu satu anak ini semakin berkembang. Ia bahkan sudah memiliki  sebuah gerai di Ruko Kahfi One, Jagakarsa, Jakarta Selatan dan kebun bibit (nursery) di sejumlah daerah. Di masa pandemi, Patricia bahkan mengalami lonjakan omzet 3 sampai 4 kali dibanding masa normal.

Sponsored

Simak kisah Patricia mengelola Shop With Sky di Tokopedia dalam artikel ini.

Berita Lainnya