sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Peluang investasi emas di tengah lonjakan harga

Harga emas telah mencetak rekor tertinggi 6 Agustus lalu.

Syah Deva Ammurabi
Syah Deva Ammurabi Sabtu, 08 Agst 2020 21:33 WIB
Peluang investasi emas di tengah lonjakan harga
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 291182
Dirawat 61839
Meninggal 10856
Sembuh 218487

Goldprice.org mencatat harga emas per Sabtu (8/8) pukul 17.15 WIB, telah mencapai US$2.035,21/troy ounce (Rp29,95 juta/oz), setara dengan US$66,43/gram (Rp962.801/g) atau naik sebesar 35,69% selama setahun terakhir. Pada Kamis (6/8), harga emas dunia telah mencapai rekor tertingginya yaitu US$2.070,05/oz (Rp30,03 juta) atau US$66,5/g (Rp965.435/g).

Harga emas yang kian melambung membuat sebagian orang semakin ragu menyimpan emas. Namun sebagian lainnya tetap yakin dengan keandalan instrumen emas. Apakah emas masih layak menjadi instrumen investasi? Apakah saat ini sudah terlambat untuk membeli emas? 

Presiden IARFC (International Association of Registered Financial Consultants) Aidil Akbar Madjid menjawab sama halnya dengan investasi lainnya, emas juga mempunyai risiko harga yang naik dan turun.

"Investasinya mau berapa lama? Karena investasi untuk jangka panjang. Kalau ditanya harga emas ketinggian atau enggak harganya, saya balikin lagi investasinya buat berapa lama?” ujarnya.

Sponsored

Bila melihat pergerakan harga emas secara historis, kata Aidil, harga emas masih berpeluang naik kembali lantaran trennya yang terus meningkat dalam jangka panjang. Tetapi, harga emas bisa jadi kemahalan bila hanya disimpan dalam jangka satu tahun.

Alinea.id mengulas peluang investasi emas di tengah kenaikan harganya yang mencetak rekor disini.

 

Berita Lainnya

, : WIB

, : WIB

, : WIB