sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ada pegawai positif Covid-19, Kantor Wali Kota Jakpus ditutup sementara

Penutupan kantor Wali Kota Jakpus dilakukan lantaran sebelumnya ditemukan adanya pegawai yang positif Covid.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Senin, 21 Sep 2020 09:22 WIB
Ada pegawai positif Covid-19, Kantor Wali Kota Jakpus ditutup sementara
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 373.109
Dirawat 64.032
Meninggal 12.857
Sembuh 297.509

Kantor Wali Kota Jakarta Pusat ditutup sementara selama dua hari untuk disemprot cairan disinfektan. Penutupan tersebut dilakukan terhitung mulai hari ini, Senin (21/9) dan dibuka kembali pada Rabu (23/9).

"Kami harus proaktif melindungi seluruh ASN (aparatur sipil negara), ini kewajiban kami," kata Wakil Wali Kota Jakarta Pusat  Irwandi di Jakarta, Senin (21/9).

Irwandi menjelaskan penutupan kantor Wali Kota Jakpus dilakukan lantaran sebelumnya ditemukan adanya pegawai dari Unit Perangkat Kerja Daerah (UKPD) yang berkantor di gedung B yang positif  Covid-19.

Karenanya pihaknya akan melibatkan petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) untuk melakukan penyemprotan di seluruh gedung di kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.

"Mungkin dia berkeliling gedung, pakai lift, kami sterilisasi saja semuanya," ujar Irwandi.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah Chaidir melalui aplikasi Whatsapp meminta seluruh ASN Kantor Wali Kota Jakarta Pusat menghentikan aktivitasnya selama kantor ditutup.

"Kepala Unit Kerja Perangkat Daerah (UPKD) harus menyesuaikan dengan aturan dan berkoordinasi dengan para asisten pemerintahan," kata Chaidir di Jakarta.

Chaidir menegaskan Kepala UKPD wajib melaporkan perangkat kerja ASN dan PJLP yang terpapar Covid-19 di lingkungan kantor dan wilayah kerjanya masing-masing kepada wali kota melalui Suku Badan Kepegawaian Jakarta Pusat atau lewat aplikasi perpesanan. 

Sponsored
Berita Lainnya