close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi GWK untuk cek prokes selama libur Lebaran 2022. Dok Polri.
icon caption
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi GWK untuk cek prokes selama libur Lebaran 2022. Dok Polri.
Nasional
Kamis, 05 Mei 2022 18:08

Bali didatangi 435.308 wisatawan, Kapolri: Prokes ketat!

Kapolri meminta seluruh lokasi wisata siapkan skenario prokes ketat.
swipe

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka data mengenai perlintasan masuk ke Bali saat libur Lebaran 2022. Dia sebelumnya sudah menyatakan, Bali tidak hanya akan ditinggal para pemudik, tetapi juga akan ramai didatangi wisatawan.

"Sekitar 435.308 orang, baik melalui transportasi udara maupun laut, telah memasuki Pulau Dewata ketika memasuki musim libur Lebaran 2022," kata Sigit dalam keterangan resminya, Kamis (5/5). 

Menurut Sigit, disatu sisi kedatangan para wisatawan dapat mendorong pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Bali. Namun, hal tersebut juga harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat terhadap seluruh wisatawan lokal maupun mancanegara. 

"Sehingga tentunya potensi ini disatu sisi, pasti meningkatkan perekonomian di wilayah Bali. Namun disisi lain, tentunya ada hal-hal yang harus kita jaga. Khususnya terkait masalah protokol kesehatan," tutur Sigit.

Dia pun menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) di seluruh objek wisata saat menghadapi libur Lebaran 2022. Instruksi tersebut disampaikan Kapolri saat meninjau langsung kesiapan penerapan prokes libur Lebaran di objek wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Bali, Kamis (5/5).

Tak lupa dia menekankan kepada seluruh pengelola tempat wisata untuk menyiapkan strategi serta aturan penerapan prokes kepada wisatawan. Sementara, kepada seluruh  masyarakat, Sigit mengimbau untuk tetap disiplin melaksanakan prokes, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan ketika menghabiskan waktu libur Lebaran 2022 bersama keluarganya. 

"Tolong juga disiapkan, aturan terkait protokol kesehatan. Sehingga, antara pengunjung dan kemudian lokasi yang dikunjungi sama-sama saling mengingatkan bahwa prokes tetap harus kita laksanakan sampai dengan saat ini," ujar eks Kapolda Banten tersebut.  

Menurut Sigit, penerapan prokes secara ketat dan disiplin, merupakan bentuk antisipasi untuk tetap bisa melakukan pengendalian terhadap laju pertumbuhan Covid-19 setelah Hari Raya Idulfitri 2022. Dia tak memungkiri memang harus diantisipasi pascaidulfitri nanti peningkatan penularan Covid-19.

"Harapan kita laju Covid-19 bisa kita kendalikan. Oleh karena itu, kunjungan wisata tentunya akan terus berlangsung sampai dengan hari minggu, kurang lebih ini akan terus meningkat," ucap Sigit.

img
Ayu mumpuni
Reporter
img
Ayu mumpuni
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan