sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BNPB: Kemarau tiba, waspadai kebakaran lahan

BNPB meminta seluruh pihak melakukan pencegahan kebakaran lahan.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Selasa, 10 Mei 2022 07:00 WIB
BNPB: Kemarau tiba, waspadai kebakaran lahan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan informasi peringatan dini terkait awal fase musim kemarau yang mulai melanda sebagian wilayah di Tanah Air pada bulan ini.

Dalam keterangan resmi BMKG disebutkan, awal musim kemarau itu ditandai dengan adanya fenomena suhu udara terik yang terjadi pada siang hari. Pemicunya, posisi semu matahari yang berada di wilayah utara garis ekuator.

BMKG menjelaskan, hal itu juga diikuti dengan adanya pertumbuhan awan dan fenomena hujan yang akan sangat berkurang. Dengan begitu, cuaca cerah pada pagi menjelang siang akan cukup mendominasi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun mengimbau kepada seluruh pemangku kebijakan di daerah agar meningkatkan kewaspadaan terkait adanya potensi bencana kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan. Beberapa upaya seperti rehabilitasi jaringan irigasi; pembangunan waduk dan penampungan air; pemeliharaan konservasi lahan dan air; serta sosialisasi kepada masyarakat untuk menghemat air agar dilakukan sedini mungkin.

"Di samping itu, seluruh komponen di daerah harus bersama-sama untuk melakukan upaya pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan cara patroli rutin, mengawasi titik rawan kebakaran, segera melakukan pemadaman api ketika ditemukan titik api hingga benar-benar padam, membuat penampungan air, tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak sengaja atau sembarangan membakar," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya yang dikutip, Selasa (10/5).

Abdul menjelaskan, kebakaran lahan sudah terjadi di lahan dengan luas kurang lebih lima hektar terbakar di Desa Sungai Cabag Barat, Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah pada Minggu (8/5) pukul 14.00 WIB. Lokasi yang terbakar meerupakan jenis tanah mineral dan vegetasi semak.

"Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut, namun saat terjadi kebakaran wilayah Kabupaten Sukamara sudah beberapa hari tidak turun hujan," tutur Abdul.

Menurutnya, kebakaran itu telah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukamara bersama TNI, anggota Polsek Pantai Luci, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Sungai Cabang Barat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sponsored
Berita Lainnya
×
tekid