close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
KSPI mendeklarasikan dukungan ke Prabowo Subianto sebagai capres 2019 pada aksi Hari Buruh, Selasa (1/5) ini.(Robi Ardianto/Alinea)
icon caption
KSPI mendeklarasikan dukungan ke Prabowo Subianto sebagai capres 2019 pada aksi Hari Buruh, Selasa (1/5) ini.(Robi Ardianto/Alinea)
Nasional
Selasa, 01 Mei 2018 18:11

Deklarasi dukungan ke Prabowo, KSPI sodorkan "Sepultura"

Di hadapan ribuan buruh, Prabowo menyatakan siap maju menjadi capres.
swipe

Gemuruh "Prabowo Presidenku", menggema dalam Istora Senayan, Jakarta. Di gedung berkapasitas sekurangnya 8.000-an orang itu, massa dari berbagai elemen buruh terbungkus dengan pakaian Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Mereka meneriakkan 2019 Ganti presiden.

Pekikan nama Prabowo semakin menggema saat menantu Soeharto itu memasuki ruangan. Kehadirannya disambut dengan lagu "Halo-Halo Bandung" yang turut dinyanyikan oleh para hadirin. Suasana kian memanas saat Presiden KSPI Said Iqbal mulai memegang microphone. Pemimpin kaum buruh itu kian lantang menyebut nama Prabowo sebagai presiden 2019-2024.

Istora saat itu, terasa hanya ada satu nama yaitu Prabowo Subianto. Ya, KSPI mendeklarasikan dukungan ke Prabowo Subianto sebagai capres 2019 pada aksi Hari Buruh, Selasa (1/5) ini.

Di hadapan ribuan buruh, Prabowo menyatakan siap maju menjadi capres. Dia menyebut hari ini merupakan momen paling bahagia bagi dirinya, karena dipercaya oleh kaum buruh sebagai capres pilihan mereka.

Prabowo mengaku, di usianya yang sudah menua memang merupakan waktunya untuk istirahat dan pensiun. Namun, tegasnya, dia akan maju dalam bursa capres karena amanat dan dorongan, serta semangat kaum buruh yang memercayainya untuk menjadi presiden 2019-2024. 

"Saya telah mengabdi kepada negara dan bangsa, dalam berbagai bidang sejak umur 18 tahun.  Saya berjuang mengabdi sebagai seorang prajurit TNI. Sejak usia muda saya telah menandatangani suatu perjanjian dengan negara, bahwa saya  siap untuk berkorban jiwa dan raga untuk membela, kedaulatan dan kejayaan bangsa Indonesia," katanya di Istora Senayan, saat Pendeklarasian KSPI kepada Prabowo Subianto.

Apalagi, saat ini negara dianggap dalam keadaan yang tidak adil dan tidak makmur. Apabila rakyat masih menginginkan tenaga, jiwa, dan raganya, maka putra dari Soemitro Djojohadikusumo itu memutuskan siap bertarung dalam capres. 

Hal tersebut juga sebagai amanah dari orang tuanya. "Prabowo apapun yang kau kerja, apapun yang kau hasilkan, selalu bela rakyatmu, selalu bela rakyat yang miskin itu tugasmu sebagai anak saya," kata Prabowo menirukan pesan orang tuanya. 

Dengan deklarasi dukungan buruh dan kaum pekerja ini, Prabowo mengaku kedua orangtuanya terharu dan bangga.  Kepercayaan buruh ini dianggap menjadi penghormatan tertinggi yang pernah diberikan kepadanya, sekalipun dia pernah menjadi perwira ataupun komandan.

Ajukan Sepuluh Tuntutan

Dukungan KSPI dilakukan lantaran Prabowo merupakan satu-satunya capres yang mau menandatangani Sepultura atau Sepuluh Tuntutan Rakyat. Di depan ribuan buruh, Prabowo langsung menandatangani kontrak politik bersama kaum buruh yang tertuang dalam Sepultura.

Prabowo mengklaim sanggup memenuhi kontrak politik tersebut.  Berikut isi sepuluh butir kontrak politik yang dibacakan Prabowo didampingi Said;

1. Meningkatkan daya beli buruh dan masyarakat serta meningkatkan upah minimum dengan cara cabut PP 78 2016 dan tambah jenis barang dan jasa kebutuhan hidup layak yang menjadi dasar upah minimum dari 60 KHL menjadi 84 KHL berdasarkan perundingan antara partai, pengusaha dan perwakilan para pekerja. 

2. Revisi Jaminan Pensiun nomor 45 tahun 2015 berupa besaran iuran dan manfaat bulanan yang diterima oleh pekerja buruh minimal 60% dari upah. 

3. Menjalankan jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia berdasarkan sistem asuransi yang adil bagi pekerja buruh, honorer dan masyarakat yang kurang mampu. 

4. Stop perbudakan modern berkedok outsourcing, honorer dan perpanjangan. 

5. Menciptakan lapangan pekerjaan dan mencabut Perpres nomor 20 tahun 2018 tentang tenaga kerja asing atau TKA yang merugikan buruh Indonesia.

6. Mengangkat guru honorer dan tenaga honorer K2 menjadi ASN dan memberlakukan upah minimum untuk kategori guru swasta, PAUD, Madrasah dan Yayasan. 

7. Melaksanakan wajib belajar 12 tahun dan mengalokasikan APBN untuk anak pekerja buruh hingga perguruan tinggi secara gratis bagi yang berprestasi. 

8. Menyediakan transportasi publik murah bagi pekerja buruh dan rakyat tidak mampu dan kepastian hukum untuk kendaraan roda dua sebagai transportasi umum. Dan menjamin hak berserikat bagi pengemudi ojek online yang menjadi mitranya serta hak atas perjanjian kerja bersama.

9. Menyiapkan perumahan murah bagi pekerja buruh dan rakyat tidak mampu dengan uang muka nol persen. 

10. Meningkatkan pendapatan pajak dan tax ratio melalui reformasi perpajakan yang berpihak kepada pekerja buruh dan rakyat tidak mampu. Serta, menjadikan koperasi, BUMN dan BUMD sebagai sumber penguatan ekonomi nasional serta memastikan bumi, air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai kembali oleh negara. Dan dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat Indonesia. 

Selain KSPI, deklarasi itu juga disaksikan oleh beberapa elemen buruh lainnya, seperti Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPI), Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEI) dan elemen buruh lainnya.

img
Robi Ardianto
Reporter
img
Satriani Ari Wulan
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan