close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Letjen TNI Doni Monardo saat memberikan keterangan pers/Foto dok. BNPB
icon caption
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Letjen TNI Doni Monardo saat memberikan keterangan pers/Foto dok. BNPB
Nasional
Kamis, 19 November 2020 16:36

Doni Monardo ingatkan gubernur cegah kerumunan massa

Doni minta kejadian kerumunan massa di Jakarta ta terulang.
swipe

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid 19 Letjen TNI Doni Monardo kembali mengingatkan larangan kegiatan yang dapat menciptakan kerumunan. Imbauan itu disampaikan kepada semua gubernur, panglima kodam (Pangdam), dan Kapolda seluruh Indonesia.

Doni menyampaikan, kejadian pelanggaran protokol kesehatan di Jakarta beberapa hari lalu patut dijadikan pelajaran. Menurutnya, seperti yang terjadi di Jakarta, jika terlambat dicegah dan saat massa sudah berkumpul, maka berpotensi terjadi gesekan ketika dibubarkan.

"Makanya saya minta kepada semua pemimpin di daerah untuk melakukan pencegahan, mengingatkan agar apa yang terjadi di Jakarta minggu lalu tidak terulang di tempat lain," kata Doni kepada  wartawan di Bandara Halim Perdana Kusuma, sebelum kunjungan kerja ke Yogyakarta, Kamis (19/11/2020).

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus ini menyampaikan, siapapun yang punya niat berkunjung ke daerah, membuat acara, dan berpotensi menimbulkan kerumunan serta melanggar protokol kesehatan Covid-19, wajib dilarang.

"Demi menyelamatkan rakyat kita, agar terhindar dari penularan virus Covid-19," ungkap Doni.

Doni berharap para gubernur, Pangdam dan Kapolda segera membuat jumpa pers serta menyampaikan ke publik bahwa di masa pandemi ini kita harus disiplin pada protokol kesehatan sesuai arahan Presiden.

"Jika para pemimpin di daerah tegas menjalankan dan mematuhi protokol kesehatan, maka kita sudah melindungi rakyat kita,” ujarnya.

Dukungan dan kerja sama dari semua pihak, lanjut Doni, sangat dibutuhkan dalam menanggulangi Covid-19. Menurutnya, tanpa komitmen untuk menenggak disiplin protokol kesehatan, makan akan percuma.

Untuk diketahui, acara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat menikahkan anak keempatnya, Najwa Shihab, dan Maulid Nabi Muhammad di Markas FPI, Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11), dalam sorotan publik. Pasalnya, terjadi kerumuman massa dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 pada kegiatan tersebut.

img
Zahra Azria
Reporter
img
Fathor Rasi
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan