logo alinea.id logo alinea.id

Dua juta kendaraan diperkirakan lewati Tol Tangerang-Merak

Setidaknya 173.900 kendaraan melintasi Tol Tangerang-Merak di hari puncak arus mudik

Khaerul Anwar
Khaerul Anwar Rabu, 15 Mei 2019 14:24 WIB
Dua juta kendaraan diperkirakan lewati Tol Tangerang-Merak

PT Marga Mandalasakti (Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak/PT MMS) memprediksi terjadi peningkatan volume kendaraan pada arus mudik tahun ini. Setidaknya 173.900 kendaraan melintasi Tol Tangerang-Merak di hari puncak arus mudik yang diperkirakan jatuh pada H-5 Idulfitri.

Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti, Krist Ade Sudiyono mengatakan, puncak mudik tahun lalu sebanyak 162.900 kendaraan melintas di ruas ini. Sementara pada tahun ini, kendaraan yang lewat diperkirakan meningkat 19,3% bila dibandingkan dengan rata-rata lalu lintas harian yang berada di kisaran 145.749 kendaraan.

"Total arus kendaraan periode H-7 sampai dengan H+7 lebaran diperkirakan sebanyak dua juta lebih kendaraan. Puncak arus mudik pada H-5 dan H-3 lebaran serta arus wisata HH sampai dengan H+3. Sedangkan puncak arus balik pada H+3, tepatnya pada 9 Juni 2019," kata Ade Sudiyono, Rabu (15/5).

Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas dan kecelakaan pada arus mudik, telah ada upaya meningkatkan layanan, baik dari sisi operasional yang mencakup kegiatan transaksi tol dan manajemen lalu lintas. Misalnya, layanan peningkatan infrastruktur terhadap kualitas jalan, layanan pendukung terkait fasilitas dan kesiapan tempat istirahat dan pelayanan, termasuk ketersediaan layanan uang elektronik.

"Tol Tangerang-Merak merupakan titik nol dari Tol Trans Jawa. Kami telah menyiapkan lajur ke tiga Ruas Balaraja Barat sampai dengan Cikande. Sebelumnya, kami telah operasikan lajur ke 4 Ruas Cikupa sampai dengan Balaraja Barat yang sudah dinikmati pemudik dan pengguna jalan tol yang akan berwisata ke Banten," katanya.

Kemudian, peningkatan kapasitas transaksi akan dilakukan Astra dengan pemasangan Gardu Transaksi Otomatis (GTO) sebanyak 15 unit gardu entrance, 11 unit pada gardu exit, dan 3 unit GTO pada gardu ramp sehingga total GTO menjadi 29 unit. 

Sementara untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Merak saat mudik Lebaran 2019, Polda Banten telah mempersiapkan rekayasa lalu lintas. Di antaranya memberlakukan satu arah (one way) dan contra flow di Tol Tangerang-Merak.

Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomex Kurniawan mengatakan, pemberlakuan satu arah merupakan upaya terakhir setelah dilakukan pengalihan arus dan contra flow tetap tidak bisa mengantisipasi kepadatan di Tol Tangerang-Merak.

Sponsored

"Sebelumnya kami akan melihat kapasitas daya tampung di Pelabuhan Merak sendiri," kata Wakapolda kepada wartawan, Rabu (15/5).

Jika dermaga Pelabuhan Merak masih memiliki daya tampung, sedangkan pergerakan di Tol Tangerang-Merak terjadi kepadatan dan kemacetan. Polda Banten akan melakukan tahapan rekayasa lalu lintas.

Tahapan pertama, melakukan pengalihan kendaraan di KM 94 keluar dari Tol Tangerang-Merak di gerbang Cilegon Barat sampai dengan gerbang Tol Cilegon Timur.

Jika masih terjadi kepadatan, tahapan kedua akan diberlakukan, yaitu contra flow dan kemudian diberlakukan one way dari KM 94 atau 83 Tol Tangerang-Merak.

"Arah yang berlawanan kami suruh balik. Dari dermaga menuju Jakarta kami alihkan ke daerah Cikuas Arteri, kemudian masuk tol di KM 94/83," katanya.

Polda Banten akan menyiapkan pos pengamanan dan penggunaan CCTV serta remote traffic micro censor (RTMC).

"Kami bisa menghitung bangkitan dan tarikan supaya kendaran bisa dijaga tidak terjadi kecelakaan," katanya.

Duka lara para pencari suaka

Duka lara para pencari suaka

Jumat, 19 Jul 2019 08:00 WIB
Membaca peluang Garbi menjadi partai politik

Membaca peluang Garbi menjadi partai politik

Rabu, 17 Jul 2019 20:50 WIB