logo alinea.id logo alinea.id

Duka warganet atas meninggalnya BJ Habibie

Masyarakat Indonesia menyadari, sudah banyak yang dilakukan Habibie terhadap bangsa ini

Hermansah
Hermansah Kamis, 12 Sep 2019 20:17 WIB
Duka warganet atas meninggalnya BJ Habibie

Sejak informasi resmi mengenai wafatnya Presiden ke-3 RI BJ Habibie disampaikan putra bungsunya Habibie Thareq Kemal, hingga Kamis (12 September) pukul 12.25 WIB, sebanyak 119.814 tweets di cuitkan warganet di Twitter. 

Jumlah itu bukanlah sedikit. Hanya orang tertentu saja yang mendapatkan perhatian khusus dalam skala luas dari warganet yang bisa seperti itu. Bahkan cuitan tentang wafatnya BJ Habibie menjadi trending topik. Semua mencuitkan kalimat yang hampir serupa, yakni turut berduka cita atas wafatnya BJ Habibie.

BJ Habibie memang bukan orang biasa. Bagi yang lahir di awal 1980-an, pasti mengenal Habibie. Orang tua dari anak-anak yang lahir di periode itu, kerap menjadikan Habibie sebagai role model atau panutan sebagai orang pintar dan sukses. Hal itu tidak terlepas dari peranan BJ Habibie mengembangkan riset dan teknologi sejak 1978. Ya, sejak 1978 Presiden ke-2 RI Soeharto menjadikan Habibie sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi.  

Kehadiran BJ Habibie telah memberikan warna tersendiri bagi perkembangan tanah air. Khususnya strategi pengembangan teknologi di tanah air. Tidak heran jika setiap harinya, semakin banyak masyarakat Indonesia yang menjadikan Habibie sebagai idola. Bukan hanya di Pulau Jawa, tetapi juga di luar Pulau Jawa hingga ke pelosok desa, pesisir pantai dan pegunungan.

Puncaknya ketika Habibie menggantikan Soeharto sebagai presiden pada 1998. Seperti halnya ketika mencanangkan penggunaan teknologi tinggi pada awal menjabat sebagai Menristek, ketika menjabat sebagai presiden ke tiga, banyak yang mengkhawatirkan kemampuan Habibie dalam memimpin negara. 

Tetapi  hanya dalam waktu singkat, semua keraguan itu menguap dengan sendirinya. Berbagai kebijakan penting diambil Habibie dalam memperbaiki situasi dan kondisi ekonomi negara yang pada saat itu terkena krisis moneter. Sehingga mengembalikan nilai tukar rupiah hingga ke level Rp6.500 dari sebelumnya di kisaran Rp10.000-Rp15.000 per dolar AS.

Musuh-musuh politik pada era Orde Baru juga dirangkul. Salah satunya dengan mengeluarkan kebijakan pembebasan sejumlah tahanan politik dan narapidana politik. Sebuah kebijakan yang tidak mungkin diambil pemerintah pada era Orde Baru. 

Kendati masa jabatannya sebagai presiden relatif pendek (21 Mei 1998–20 Oktober 1999), namun berbagai kebijakan yang diambil Habibie sudah cukup untuk meningkatkan pamornya. Alasan menjadikan Habibie sebagai idola pun bertambah. Bukan lagi hanya dikenal sebagai Bapak Teknologi, tetapi juga Bapak Demokrasi.

Sponsored

Kehadiran film Ainun dan Habibie di layar lebar pada 2012 ternyata mendapatkan respons positif dari masyarakat Indonesia. Filmnya menjadi salah satu film Indonesia terlaris sepanjang masa. Masyarakat pun semakin mengagumi BJ Habibie dan bahkan menjadikan kisah Habibie dan Ainun sebagai simbol cinta sejati.

Berbagai alasan itulah yang menyebabkan duka yang sangat mendalam terhadap warganet atas wafatnya BJ Habibie. Cuitan warganet yang dipantau dari 11 September sampai 12 September 2019 per pukul 12.35 WIB, mengenai topik itu terpantau sebanyak 119.814 tweets. Lokasinya pun tersebar di 20 besar provinsi.

Berdasarkan riset yang dilakukan Alinea.id, warganet di DKI Jakarta yang melakukan tweets terkait dengan wafatnya BJ Habibie dilakukan 2.313 akun. Jawa Barat dengan 1.070 akun. Jawa Timur dengan 670 akun, Jawa Tengah dengan 599 akun, Kalimantan Timur dengan 232 akun, Bali dengan 209 akun, Kalimantan Selatan dengan 164 akun, Sulawesi Selatan dengan 157 akun, Sumatera Utara dengan 130 akun, Lampung dengan 100 akun, Kepulauan Riau dengan 96 akun, Sumatera Selatan dengan 74 akun, Kalimantan Tengan dengan 64 akun, Sulawesi Utara dengan 32 akun, Nusa Tenggara Barat dengan 27 akun, Aceh dengan 24 akun, Maluku dengan 18 akun, Sulawesi Tenggara 17 akun, Maluku Utara dengan 16 akun dan Papua Barat dengan 15 akun.

Sejumlah tagar yang menyuarakan itu di antaranya, #BJHabibie, #BJHabibieMeninggal, #bjhabibie, #RIPBJHabibie, #RIPBJhabibie, #Habibie, #habibie.

Bahkan sejumlah tokoh nasional dan agama turut merasakan kehilangan dengan wafatnya BJ Habibie. Mereka mengucapkan belasungkawa di akun Twitter pribadi mereka. Di antaranya Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden terpilih KH Ma’ruf Amin, Wakil Presiden era SBY Boediono, Gubernur DKI Anies Baswedan, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai PKB Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, dan sejumlah tokoh masyarakat seperti, Mahfud MD, Said Didu, Sandiaga Uno, Prabowo Subianto, Ahmad Heryawan, Rizal Ramli, dan Yusril Ihza Mahendra.

Keyword “Pak Habibie” menjadi trending topik Indonesia pada 11 September pada pukul 18.30 WIB, sampai pukul 01:03 WIB pada 12 September. Dilanjutkan dengan hashtag “ #RIPBJhabibie” pada 12 September dari pukul 01.30 sampai pukul 04.00 WIB. 

Kemudian muncul lagi hashtag baru pada 12 September pada pukul 09:00 WIB, sampai dimakamkannya BJ Habibie pada pukul 14.00 WIB, yakni “#RIPBapakTeknologiIndonesia”. Hashtag ini masih menjadi puncak trending topik Indonesia, warganet dari Aceh sampai Papua terus mengucapkan belasungkawa dan memanjatkan doa untuk beliau.

Tersebarnya cuitan tentang wafatnya BJ Habibie mengindikasikan, apa yang telah dilakukan almarhum semasa hidupnya telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Masyarakat Indonesia menyadari, sudah banyak yang dilakukan Habibie terhadap bangsa ini, baik itu yang monumental ataupun tidak.

Ibarat membangun rumah, BJ Habibie telah meletakkan sejumlah fondasi. Masyarakat Indonesia tinggal melanjutkan fondasi tersebut. Berbagai kenangan tentang Habibie telah disimpan di dalam hati sanubari masyarakat Indonesia. Selamat jalan Eyang. Semoga Allah melapangan kuburmu dan memberikan tempat terbaik kepada Eyang. Aamiin

Perjalanan hidup Habibie.Alinea.id
  

Riset : Fultri Sri Ratu Handayani